kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 18.005   -15,00   -0,08%
  • IDX 5.944   27,46   0,46%
  • KOMPAS100 774   3,66   0,48%
  • LQ45 588   3,26   0,56%
  • ISSI 205   0,08   0,04%
  • IDX30 332   1,40   0,42%
  • IDXHIDIV20 410   1,76   0,43%
  • IDX80 88   0,47   0,54%
  • IDXV30 111   0,63   0,57%
  • IDXQ30 107   0,48   0,45%

Pemerintah optimistis target bauran EBT 23% bisa tercapai di 2025


Rabu, 29 Juli 2020 / 12:48 WIB
ILUSTRASI. Proyek EBT


Reporter: Filemon Agung | Editor: Anna Suci Perwitasari

Selain melalui pengembangan biodiesel, Djoko menuturkan eksplorasi panas bumi juga akan digalakkan.

"Kami juga akan kembangkan EBT dari angin, mikrohidro, Kita juga sedang melakukan ujicoba D-100, bahan bakar 100% dari minyak sawit," terang Djoko.

Adapun, pengembangan D100 dilakukan oleh PT Pertamina lewat Kilang Dumai. Tak hanya itu, Djoko menjelaskan ke depannya juga akan diujicobakan untuk pengembangan green avtur.

Baca Juga: Ada insentif dan pengaturan harga, ESDM: Perpres ini penting untuk pengembangan EBT

Demi mendukung pengembangan D100, Djoko menjelaskan pihaknya berupaya agar program ini masuk dalam Program Strategis Nasional (PSN) agar mendapat sejumlah kemudahan termasuk soal perpajakan.

Disisi lain, faktor pendanaan untuk sektor EBT yang selama ini kerap jadi penghambat dinilai Djoko terus menjadi fokus pemerintah.

"Kami berharap APBN ada anggaran itu dan swasta juga bangun EBT. Jadi semua sumber pendanaan EBT kita dukung, perizinan kita permudah juga kita mintakan insentif ke Kementerian Keuangan," pungkas Djoko.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×