kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Pemerintah targetkan separuh dari lelang WK Migas tahap I 2018 diminati investor


Senin, 19 Februari 2018 / 16:41 WIB
ILUSTRASI. minyak dan gas


Reporter: Febrina Ratna Iskana | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) baru saja memulai lelang WK Migas tahap pertama 2018. Sebanyak 26 WK Migas ditawarkan dalam lelang WK tahap I tahun ini.

Pemerintah cukup optimistis dalam lelang kali ini. Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar bahkan menargetkan separuh dari WK migas yang ditawarkan dalam lelang tahap pertama 2018 akan diminati investor.

"Harapan kami lelang ini bisa terjual seperti tahun lalu. Paling tidak 50% yang kami ekpektasikan," kata Arcandra, Senin (19/2).

Demi mencapai target tersebut, Arcandra meminta jajaran kementerian ESDM untuk memberikan data-data yang diperlukan oleh perusahaan migas yang berminat mengikuti lelang kali ini. Dengan begitu diharapkan perusahaan migas yang berminat mengikuti lelang bisa segera memasukan dokumen lelang.

"Kalau memerlukan data tambahan silahkan hubungan Plt Dirjen Migas atau Direktur Pembinaan Hulu. Hal-hal yang sesuai dengan data apapun nanti akan kami berikan, jadi analisanya lebih komperhensif," ujar Arcandra.

Selain itu Arcandra juga bilang optimistis perusahaan migas akan berminat di lelang kali ini karena menggunakan kontrak bagi hasil gross split. Menurutnya, dengan skema bagi hasil gross split maka perusahaan migas yang mengikuti lelang sudah bisa menghitung bagi hasil yang akan didapat jika berhasil memenangi lelang WK migas kali ini. Sementara untuk insentif, pemerintah baru akan berbicara mengenai insentif setelah evaluasi dokumen lelang. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×