kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.844.000   -183.000   -6,05%
  • USD/IDR 16.795   -25,00   -0,15%
  • IDX 7.998   75,42   0,95%
  • KOMPAS100 1.119   11,84   1,07%
  • LQ45 816   9,28   1,15%
  • ISSI 283   4,38   1,57%
  • IDX30 427   6,28   1,49%
  • IDXHIDIV20 512   6,29   1,24%
  • IDX80 125   1,79   1,45%
  • IDXV30 139   3,23   2,39%
  • IDXQ30 139   1,37   1,00%

Pemerintah tetapkan transfer kuota batubara memakai skema B to B


Rabu, 06 Juni 2018 / 18:01 WIB
Pemerintah tetapkan transfer kuota batubara memakai skema B to B
ILUSTRASI. Kawasan penambangan batubara


Reporter: Pratama Guitarra | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akhirnya menetapkan praktik transfer kuota untuk memenuhi ketentuan pasokan batubara dalam negeri (domestic market obligation/DMO) dengan skema Business to Business (B to B). Bahkan penetapan tersebut tidak melalui payung hukum yang baru.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Bambang Gatot Ariyono mengatakan praktik tersebut diserahkan kepada perusahaan sesuai kebutuhan masing-masing, lantaran sifatnya B to B. "Tidak usah pake aturan. Pokoknya B to B," ujarnya singkat saat ditemui di kantor Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara, Rabu (6/6).

Bambang menjelaskan tidak semua perusahaan memilki kemampuan yang sama dalam memenuhi kebutuhan batubara dalam negeri. Pasalnya, spesifikasi yang dimiliki masing-masing perusahaan dan yang dibutuhkan industri maupun pembangkit listrik belum tentu sama.

Seperti diketahui, berdasarkan Keputusan Menteri ESDM No. 23 K/30/MEM/2018, persentase DMO minimal 25% diwajibkan untuk para pemegang Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) dan Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang telah memasuki tahap operasi produksi.

Bagi perusahaan yang tidak memenuhi persentase minimal DMO tersebut, akan dikenakan sanksi berupa pemotongan besaran produksi dalam rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) tahun depan. Selain itu, pengurangan kuota ekspor pun akan dikenakan sesuai jumlah DMO yang tidak terpenuhi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×