kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.710.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.876   93,00   0,52%
  • IDX 6.268   -97,49   -1,53%
  • KOMPAS100 822   -13,16   -1,58%
  • LQ45 626   -8,34   -1,31%
  • ISSI 217   -4,16   -1,89%
  • IDX30 351   -4,37   -1,23%
  • IDXHIDIV20 429   -5,35   -1,23%
  • IDX80 94   -1,42   -1,49%
  • IDXV30 118   -1,74   -1,46%
  • IDXQ30 112   -1,22   -1,08%

Pemesanan Motor Listrik Bersubsidi Baru Masih Sedikit


Kamis, 20 Juli 2023 / 13:39 WIB
ILUSTRASI. Pemesanan motor listrik bersubsidi baru mencapai 1.099 unit


Sumber: Kompas.com | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penerimaan konsumen mengenai motor listrik bersubsidi terbilang lambat. Sejauh ini baru ada puluhan unit yang tersalurkan, dari target total 200.000 unit sampai akhir 2023.

Dilansir dari laman situs Sistem Informasi Pemberian Bantuan Pembelian Kendaraan Listrik Roda Dua (Sisapira.id), kuota subsidi pembelian motor listrik sepanjang tahun berjalan masih tersisa 198.901 unit, hingga Kamis (20/7/2023).

Artinya, pemesanan motor listrik bersubsidi baru mencapai 1.099 unit. Sementara itu, sampai saat ini terdapat 967 konsumen yang melakukan proses pendaftaran.

Baca Juga: Apa Mobil Listrik Paling Laris di Indonesia pada Semester I 2023? Cek Daftarnya

Kemudian, terdapat 96 orang konsumen yang sudah terverifikasi. Dan tercatat, baru ada 36 unit motor listrik bersubsidi yang dilepas ke pasar.

Menanggapi penjualan motor listrik subsidi, Kepala Staf Kepresiden Moeldoko, mengatakan, motor listrik bersubsidi sepi peminat karena ketatnya persyaratan yang diminta pemerintah.

“Insentif disertai dengan persyaratan itu tidak menarik, jadi kami akan mengubah (persyaratan) itu dan ditiadakan," ujar Moeldoko di Jakarta (13/7/2023).

Moeldoko mengatakan, saat ini pemerintah berencana untuk mengubah syarat penerima insentif motor listrik.

Baca Juga: Penyaluran Kredit Kendaraan Bermotor Diprediksi Melaju Hingga Akhir 2023

Oleh karena itu, pihaknya melakukan rapat evaluasi untuk membahas persyaratan subsidi motor listrik, yang akan dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Pasalnya, persyaratan ini disebut Moeldoko menjadi hambatan masyarakat untuk mengikuti program subsidi motor listrik.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pemesanan Motor Listrik Subsidi Baru Tembus Angka 1.000 Unit"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×