kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.080   20,00   0,11%
  • IDX 5.388   59,54   1,12%
  • KOMPAS100 697   10,48   1,53%
  • LQ45 545   8,81   1,64%
  • ISSI 183   1,92   1,06%
  • IDX30 305   4,36   1,45%
  • IDXHIDIV20 400   6,31   1,60%
  • IDX80 80   1,24   1,57%
  • IDXV30 111   1,31   1,20%
  • IDXQ30 101   1,89   1,91%

Pendapatan Turun, Laba Bersih PJAA Anjlok 56,75% hingga Kuartal III-2026


Kamis, 22 Oktober 2026 / 15:35 WIB
Pendapatan Turun, Laba Bersih PJAA Anjlok 56,75% hingga Kuartal III-2026
ILUSTRASI. PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) mencatatkan penurunan pendapatan usaha dan laba bersih pada kuartal III-2026. (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Vina Elvira | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) mencatatkan penurunan pendapatan usaha dan laba bersih pada kuartal III-2026.

Mengutip laporan keuangan pada Kamis (22/10/2026), pendapatan usaha PJAA turun 2,09% menjadi Rp 781,77 miliar per kuartal III-2026, dibanding Rp 798,52 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Penurunan pendapatan terutama berasal dari segmen tiket. Pendapatan tiket PJAA turun 4,25% menjadi Rp 514,96 miliar, dibandingkan Rp 537,84 miliar pada kuartal III-2025.

Pendapatan usaha lainnya juga turun  menjadi Rp 211,20 miliar, dari Rp 212,24 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, pendapatan hotel dan restoran meningkat 15,41% menjadi Rp 57,58 miliar, dibandingkan Rp 49,89 miliar.

Baca Juga: Bahlil Mau Setop Ekspor Gas, Kadin dan Industri Berharap Pasokan Makin Lancar

PJAA juga mencatatkan potongan penjualan sebesar Rp 1,98 miliar pada periode Januari–September 2026.

Beban pokok pendapatan PJAA meningkat 19,53% menjadi Rp 26,69 miliar. Beban usaha turut naik 3,97% menjadi Rp 201,90 miliar, dibandingkan Rp 194,20 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Sejalan dengan penurunan pendapatan dan kenaikan beban, laba bruto PJAA turun 11,10% menjadi Rp 318,70 miliar hingga kuartal III-2026, dari Rp 358,49 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Baca Juga: Kebutuhan Susu Industri 4,95 Juta Ton, 80% Masih Dipasok Impor

Penurunan juga terjadi pada laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk. PJAA membukukan laba bersih Rp 25,35 miliar pada kuartal III-2026, turun 56,75% dibandingkan Rp 58,62 miliar pada kuartal III-2025.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×