kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   2.000   0,08%
  • USD/IDR 18.058   24,00   0,13%
  • IDX 4.993   -192,28   -3,71%
  • KOMPAS100 630   -27,52   -4,18%
  • LQ45 488   -20,10   -3,95%
  • ISSI 172   -7,34   -4,09%
  • IDX30 274   -10,15   -3,58%
  • IDXHIDIV20 357   -9,14   -2,49%
  • IDX80 72   -3,05   -4,04%
  • IDXV30 100   -1,89   -1,84%
  • IDXQ30 90   -3,14   -3,37%

Pendapatan Turun, Rugi Adhi Commuter (ADCP) Membengkak Rp 68,33 Miliar di Kuartal III


Senin, 19 Oktober 2026 / 14:24 WIB
Pendapatan Turun, Rugi Adhi Commuter (ADCP) Membengkak Rp 68,33 Miliar di Kuartal III
ILUSTRASI. PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) (Dok/ PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) )


Reporter: Vina Elvira | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) mencatatkan penurunan pendapatan usaha pada kuartal III-2026. Rugi bersih perusahaan membengkak dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Mengutip laporan keuangan pada Senin (19/10), pendapatan usaha ADCP turun 27,06% menjadi Rp 120,75 miliar pada kuartal III-2026, dari Rp 165,54 miliar pada kuartal III-2025.

Berdasarkan segmen bisnis, pendapatan ADCP ditopang oleh segmen hotel sebesar Rp 94,60 miliar, properti Rp 23,18 miliar, sewa Rp 1,95 miliar, serta operasi bersama sebesar Rp 1 miliar.

Baca Juga: Autopedia (ASLC) Bidik Pertumbuhan Penjualan Mobil Bekas pada Momentum Nataru

Sejalan dengan penurunan pendapatan, beban pokok pendapatan ADCP turut menyusut 33,20% menjadi Rp 83,17 miliar, dibandingkan Rp 124,51 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Meski beban pokok pendapatan turun, laba kotor ADCP juga mengalami penurunan sebesar 8,43% menjadi Rp 37,57 miliar pada kuartal III-2026, dari Rp 41,03 miliar pada kuartal III-2025.

Sementara itu, beban umum dan administrasi berhasil ditekan 64,79% menjadi Rp 8,90 miliar, dibandingkan Rp 25,28 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Namun, penurunan beban operasional tersebut belum mampu menahan tekanan terhadap laba bersih. 

Rugi tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk membengkak menjadi Rp 68,33 miliar pada kuartal III-2026, dari Rp 4,85 miliar pada kuartal III-2025..

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×