kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Pendingin ruangan LG Electronics Indonesia memperoleh sertifikat hemat energi dari UI


Selasa, 14 Agustus 2018 / 19:35 WIB
Pendingin ruangan LG Electronics Indonesia memperoleh sertifikat hemat energi dari UI
ILUSTRASI. LG Single Commercial Air Conditioning


Reporter: Aulia Fitri Herdiana | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT LG Electronics Indonesia memastikan produk pendingin ruangan (AC) miliknya lolos uji hemat listrik dari Universitas Indonesia (UI).

Melalui uji tingkat konsumsi listrik dari lembaga Electric Power and Energy Studies (EPES) UI, teknologi inverter yang dimiliki AC LG mampu menghemat listrik hingga 62% untuk tipe floor standing dan 50% untuk tipe ceiling cassette.

"Dengan adanya sertifikat dari EPES UI ini harapannya masyarakat Indonesia semakin percaya dan yakin bahwa teknologi ini benar-benar menghemat konsumsi listrik," ucap Pramu Baskoro, Air Solution Channel Team Leader LG Electronics Indonesia, Selasa (14/8).

Saat ini, LG tercatat sebagai pemimpin pasar AC inverter di Indonesia dengan capaian 58,8%. Sementara untuk pasar AC keseluruhan, LG mengaku masih berada di posisi ketiga. Dengan adanya sertifikasi dari UI tersebut, LG menargetkan dapat naik peringkat di posisi kedua.

James Lee, Senior Vice President Air Solution Sales & Marketing Group LG Electronics Inc menambahkan penggunaan AC inverter di Indonesia sebenarnya masih rendah, yakni dibawah 20%.

"Padahal tren yang sedang berkembang adalah AC hemat energi, namun belum banyak pabrikan yang menggunakan teknologi hemat energi," jelas James.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×