kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   10.000   0,39%
  • USD/IDR 18.185   38,00   0,21%
  • IDX 5.266   -106,96   -1,99%
  • KOMPAS100 682   -13,68   -1,97%
  • LQ45 533   -9,14   -1,69%
  • ISSI 179   -4,42   -2,41%
  • IDX30 300   -4,55   -1,49%
  • IDXHIDIV20 399   -1,83   -0,46%
  • IDX80 79   -1,55   -1,93%
  • IDXV30 111   -0,19   -0,17%
  • IDXQ30 101   -0,86   -0,84%

Pengamat: Keputusan pemerintah tidak menurunkan harga BBM kurang tepat


Selasa, 12 Mei 2020 / 14:33 WIB
ILUSTRASI. SPBU


Reporter: Dimas Andi | Editor: Anna Suci Perwitasari

Fahmy juga mengaku, penurunan harga minyak dunia dapat menekan kinerja keuangan PT Pertamina (Persero), khususnya di sektor hulu yang notabene membutuhkan biaya investasi besar.

Namun begitu, investasi di sektor hulu pada dasarnya bersifat jangka panjang, sedangkan penurunan harga minyak dunia hanya bersifat sementara. Alhasil, kinerja di sektor hulu Pertamina seharusnya bisa kembali pulih seiring berjalannya waktu.

Baca Juga: Di tengah pandemi Covid-19, BP-AKR bakal berikan promo cashback 20%

Lagi pula, Pertamina bisa memanfaatkan kondisi harga minyak yang rendah untuk meningkatkan impor BBM dari negara lain. Di samping itu, ketika harga BBM dalam negeri belum turun, kondisi ini juga bisa mengkompensasi kerugian Pertamina di sektor hulu.

“Tapi kembali lagi, Pertamina merupakan BUMN yang perannya tak melulu meraup keuntungan, namun juga harus mendahulukan kepentingan masyarakat luas,” terang Fahmy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×