kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.956.000   -17.000   -0,57%
  • USD/IDR 16.825   33,00   0,20%
  • IDX 8.204   57,39   0,70%
  • KOMPAS100 1.154   7,80   0,68%
  • LQ45 839   6,60   0,79%
  • ISSI 289   1,68   0,59%
  • IDX30 437   3,97   0,92%
  • IDXHIDIV20 524   3,61   0,69%
  • IDX80 129   1,14   0,89%
  • IDXV30 143   1,06   0,75%
  • IDXQ30 141   0,97   0,69%

Pengamat: Pasar masih menunggu realisasi konsolidasi Indosat-Tri


Rabu, 24 Maret 2021 / 12:18 WIB
Pengamat: Pasar masih menunggu realisasi konsolidasi Indosat-Tri
ILUSTRASI. Teknisi melakukan perawatan Base Transceiver Station (BTS) di gedung Indosat, Jakarta, Rabu (18/07). KONTAN/Fransiskus Simbolon/18/08/2010


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasar dinilai menantikan realisasi konsolidasi PT Indosat Tbk (ISAT) dengan Hutchison 3 Indonesia (Tri) sebagai katalis di pasar saham. 

Analis Senior CSA Research Institute Reza Priyambada, soal rencana konsolidasi dua operator telekomunikasi tersebut memang masih menjadi pertanyaan besar. 

"Idenya bagus, jika kita ingin membuat persaingan di suatu industri. Pemainnya harus lebih ramping," ujar Reza dalam keterangannya, Rabu (24/3).

Baca Juga: Menko Airlangga: Jaringan 5G bakal segera tersedia di Indonesia

Bagi ISAT, kata Reza, dengan adanya penggabungan ini, maka hal itu bisa meningkatkan positioning di industri telekomunikasi. 

Menurut Reza, salah satu yang ditunggu yaitu soal mekanisme kolaborasinya, karena akan berpengaruh untuk ke depannya. "Soal mekanisme, apakah itu joint venture, akuisisi, atau merger. Itu kan secara teoritis yang masih ditunggu pelaku pasar," ujarnya.

"Kalau enggak jadi, next-nya apa? Jangan cuma di awal ramai mau konsolidasi, sampai ada opsi cackdoor listing, tapi sekarang belakangan sunyi karena nanti akan berpengaruh pada volatilitas pergerakan sahamnya," lanjut dia.

Baca Juga: Aksi jual beli menara telekomunikasi makin marak, simak prospek saham telekomunikasi




TERBARU

[X]
×