kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Pengusaha di Babel mulai tinggalkan bisnis timah


Rabu, 25 Mei 2016 / 13:09 WIB


Sumber: Antara | Editor: Dikky Setiawan

PANGKALPINANG. Ketua Umum BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Bangka Belitung, Redi Zedira Tama mengatakan pengusaha yang ada di daerah itu sudah mulai meninggalkan bisnis pertimahan.

"Kondisi ini terjadi sejak dua tahun belakangan akibat berbelitnya regulasi serta ketidakjelasan prospek bisnis timah sehingga banyak yang beralih ke bisnis lain," ujarnya di Pangkalpinang, Rabu (25/5).

Ia mengatakan, terkhusus anggota HIPMI saat ini sudah tidak ada lagi yang menggeluti bisnis timah.

"Bisnis yang dijalankan anggota HIPMI Babel saat ini antara lain bidang pariwisata yang dinilai lebih menjanjikan dibanding pertimahan," katanya.

Ia menambahkan, selain timah, ada juga yang bisnis di bidang properti dan kontraktor proyek pembangunan pemerintah.

"Lebih baik berusaha di jalur yang bisa berjalan terus. Kalau timah terbatas, bahkan saat ini sudah tidak menghasilkan lagi," katanya.

Ia mengatakan, banyak pengusaha timah mengalami kebangkrutan karena biaya operasional lebih besar dibandingkan pendapatan.

"Pengusaha timah banyak yang merugi sehingga beralih ke bisnis yang memiliki keuntungan jangka panjang seperti sektor pariwisata, kuliner dan sebagainya," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×