kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Penjualan Ford Indonesia turun


Selasa, 15 April 2014 / 16:17 WIB
Penjualan Ford Indonesia turun
ILUSTRASI. Bank Indonesia (BI) berupaya untuk membuat eksportir betah memarkir devisa hasil ekspor (DHE) di dalam negeri.


Reporter: Francisca Bertha Vistika | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Walau PT Motor Ford Indonesia sudah mengusung produk jawara barunya yaitu All New EcoSport, penjualan Ford di Indonesia masih saja mengalami penurunan. Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo) hingga Maret 2014, penjualan Ford mengalami penurunan 52% dibanding periode yang sama tahun lalu. 

Menurut Bagus Susanto Managing Director PT Ford Motor Indonesia, hingga saat ini pemesanan untuk produk Sport Utility Vehicle (SUV) terbarunya, EcoSport sudah mencapai 1.600 unit. "Yang berhak inden mereka yang sudah memberi tanda jadi sebesar Rp 5 juta," kata Bagus, Selasa (15/4).

Sekitar 75% dari konsumen yang melakukan pemesanan paling banyak di daerah Jakarta. Dan tipe yang paling banyak dipilih konsumen adalah EcoSport Titanium, yang merupakan tipe tertinggi di kelasnya. "Sekitar 90% yang inden memilih Titanium," ungkap Bagus.

Sekadar informasi, hingga sekarang harga All New Ecosport untuk on the road Jakarta masih menggunakan  harga indikasi yaitu Rp 195,4 juta sampai dengan Rp 242, 2 juta. Sebelumnya pernah disampaikan bahwa ketika launching resminya nanti akan berubah.

Menurut Bagus, diperkirakan peluncuran resmi di bulan Mei. Namun, Ford akan segera menghantarkan All New EcoSport bagi konsumen yang sudah memesan. "Bulan ini EcoSport mulai diantar ke konsumen," ujar Bagus.

Sudah kedatangan produk baru, wholesales Ford justru mengalami penurunan pada kuartal I-2014 dibanding periode yang sama tahun lalu. Total tiga bulan pertama di 2014 hanya 1.299 unit, sedangkan di tahun 2013 bisa mencapai 2.695 unit.

"Penurunan wholesale diakibatkan faktor pengiriman yang mengalami keterlambatan dari Thailand ke Indonesia." kata Bagus singkat.

Untuk penjualan secara ritel, Ford bisa mencatatkan penjualan sebesar 1.757 unit. Dan lagi-lagi Ford Fiesta yang menjadi penopangnya. Melihat data Gaikindo, Ford Fiesta terjual lebih 400 unit pada Maret 2014 lalu dari total penjualan Ford sekitar 600 unit. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU

[X]
×