kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Penjualan Membaik, Steel Pipe Industry (ISSP) Fokus Jaga Kinerja


Rabu, 20 November 2024 / 18:22 WIB
Penjualan Membaik, Steel Pipe Industry (ISSP) Fokus Jaga Kinerja
ILUSTRASI. PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP) optimistis dapat mencatatkan kinerja positif pada tahun ini


Reporter: Filemon Agung | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP) optimistis dapat mencatatkan kinerja positif pada tahun ini.  

Corporate Secretary & Investor Relations ISSP Johannes Edward menjelaskan, pihaknya tetap memantau kinerja pada sisa tahun ini seiring target peningkatan laba bersih 10% hingga 20% pada tahun ini.

"Kita masih memantau kinerja kuartal 4 ini. Diharapkan dapat mencapai target dengan mengejar ketertinggalan di kuartal 4 ini. Selama bulan Oktober sendiri hasilnya cukup baik," jelas Johannes kepada Kontan, Rabu (20/11).

Baca Juga: Steel Pipe Industry of Indonesia (ISSP) Incar Laba Naik 10%-20% di Akhir 2024

ISSP tercatat membukukan laba kotor senilai Rp 775 miliar per kuartal III-2024 atau mengalami peningkatan 2,5% year on year (YoY). Pada saat yang sama, laba bersih ISSP pada kuartal III-2024 naik 47,4% secara kuartalan atau quarter on quarter (QoQ) menjadi Rp 148 miliar.

Sementara itu, secara tahunan laba bersih ISSP menyusut 1,5% YoY menjadi Rp 358 miliar hingga akhir kuartal III-2024. Hal ini disebabkan oleh biaya penerbitan obligasi dan berkurangnya keuntungan selisih kurs.

Adapun, pendapatan ISSP pada kuartal III 2024 mencapai Rp 4,31 triliun atau turun 9,69% YoY dari periode sama pada tahun sebelumnya yang sebesar Rp 4,77 triliun.

 

Johannes menjelaskan, penurunan pendapatan disebabkan oleh penurunan harga baja HRC global terhadap penyesuaian average selling price (ASP).

Demi menjaga kinerja pada tahun ini, ISSP menggelontorkan belanja modal mencapai Rp 200 miliar.

"Hingga saat ini sudah terserap sekitar 80% dari yang rencanakan. Sebagian besar untuk pembangunan unit 7 dan maintainance capex unit lain," pungkas Johannes.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×