kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45689,33   17,20   2.56%
  • EMAS917.000 0,11%
  • RD.SAHAM 0.85%
  • RD.CAMPURAN 0.47%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.24%

Perayaan tahun baru, okupansi hotel Bali capai 90%


Rabu, 03 Januari 2018 / 13:13 WIB
Perayaan tahun baru, okupansi hotel Bali capai 90%

Berita Terkait

Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menyambut awal tahun 2018, sejumlah lokasi wisata ramai dikunjungi wisatawan. Destinasi wisata yang ramai dikunjungi wisatawan antara lain salah satunya Bali dan Lombok.

Bali menjadi destinasi wisata paling favorit bagi wisatawan yang ingin merayakan liburan akhir tahun 2017. Menjelang tutup tahun, kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) dan wisatawan nusantara (wisnus) melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali melonjak tajam.

General Manajer (GM) PT Angkasa Pura I, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Yanus Suprayogi melaporkan dalam siaran pers pada Rabu (3/1) kepadatan penumpang terjadi pada 30 Desember 2017, di terminal internasional tercatat sebanyak 83 kedatangan dengan 15.038 pax dan 78 keberangkatan dengan 12.391 pax. Sedangkan di terminal domestik sebanyak 126 kedatangan dengan 18.149 pax dan 132 keberangkatan dengan 16.054 pax.

Kedatangan wisatawan menjelang penutupan tahun tersebut di antaranya para selebriti dunia, termasuk Pangeran Fahad bin Faisal Al-Saud, yang tiba di Bali pada Kamis (28/12). Pangeran Fahad merayakan liburan akhir tahun di Bali untuk kedua kalinya dan memamerkan kegiatannya melalui instastory di akun Instagram pribadinya @yolofahad. Postingan ini menjadi viral di media sosial.

Meningkatnya kunjungan wisatawan ke Bali yang ingin merayakan liburan akhir tahun mendorong meningkatnya tingkat hunian kamar (okupansi) hotel berbintang di sejumlah destinasi favorit di Bali. Okupansi hotel bintang di kawasan Nusa Dua Bali pada Sabtu (30/12) tercatat mencapai 81,14%, kemudian meningkat menjadi 85,83% pada akhir tahun baru tepatnya Minggu (31/12).

Meningkatnya okupansi hotel juga terjadi di kawasan Seminyak, Sanur, Ubud, maupun Kuta. Tingkat hunian kamar hotel di daerah Kuta selatan, misalnya, rata-rata mencapai 80%. Dari 125 kamar tingkat yang dimiliki, menjelang liburan tutup tahun, okupansi kamarnya sudah mencapai 90%.

Data Crisis Center Kementerian Pariwisata juga membukukan kunjungan wisatawan ke sejumlah lokasi wisata di Bali terus meningkat. Sebut saja kunjungan wisatawan di Taman Ujung Karangasem yang pada awal Desember hanya 30-40 orang/hari, namun sejak 23 Desember tercatat 250 orang/hari. Selain itu, jumlah kunjungan wisatawan ke daya tarik wisata Pura Taman Ayun pun meningkat hampir 6 kali lipat pasca erupsi Gunung Agung, dari sebelumnya 150 menjadi 850 orang per hari.

Lokasi wisata lain yakni DTW Jatiluwih-Tabanan juga mengalami peningkatan dan kembali normal dari biasanya yang hanya 400 orang per hari kini menjadi 600 orang per hari, sekitar 50% adalah Wisman. Selain itu, kunjungan wisatawan ke Pura Besakih pun dinyatakan terus meningkat.

Kabar baik juga datang dari Lombok yang juga sempat terdampak erupsi Gunung Agung. Di Bandara Internasional Lombok terminal Domestik, tercatat 81 penerbangan (40 kedatangan, 41 keberangkatan), sebanyak 4.396 pax dan 4.481 pax. Sementara, di terminal Internasional, tercatat 6 penerbangan (3 kedatangan, 3 keberangkatan), sebanyak 324 pax dan 397 pax. Seperti di Bali, jumlah kedatangan di Bandara Lombok juga meningkat. Hal ini menjadi pertanda bahwa pariwisata di Lombok dalam kondisi ramai.

 


DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.


TERBARU

[X]
×