Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.125
  • EMAS682.000 0,44%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Bagi milenial, Bali lebih instagramable dari Paris

Kamis, 28 Desember 2017 / 11:25 WIB

Bagi milenial, Bali lebih instagramable dari Paris

Penyambutan tamu dari pesawat Airbus 300-330 GA 887 yang mengangkut sekitar 250 penumpang dari Heneda, Jepang di bandara Ngurah Rai Bali, Sabtu (28/4). Maskapai penerbangan nasional, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, membuka rute penerbangan baru Haneda (Jepang)-Bali. Penerbangan perdana Haneda-Denpasar oleh GA 887, menandai momentum 50 tahun penerbangan Garuda ke Jepang. Penerbangan Garuda dari Jepang ke Bali, pertama kali dilakukan pada 13 Maret 1962, dengan rute Kemayoran (Jakarta)-Hongkong-Haneda, dengan menggunakan pesawat L-118 Electra. Untuk tujuan Jepang, Garuda juga melayani penerbangan Jakarta-Narita, Denpasar-Narita dan Denpasar-Osaka, ketiganya dilayani setiap hari. Sedangkan untuk Denpasar-Haneda, hanya lima kali seminggu. KONTAN/Muradi/29/04/2012 (. Untuk tujuan Jepang, Garuda juga melayani penerbangan Jakarta-Narita, Denpasar-Narita dan Denpasar-Osaka, ketiganya dilayani setiap hari. Sedangkan untuk Denpasar-Haneda, hanya lima kali seminggu. KONTAN/Muradi/29/04/2012


Berita Terkait

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bali spot terfavorit para generasi milenial eksis di media sosial (medsos). Lebih instagramable, eksotisnya Pulau Dewata mengalahkan pesona banyak kota besar dunia di tahun 2017.

Mengacu data Frame A Trip, Bali menduduki peringkat pertama spot untuk berfoto. Pulau Dewata pun dinilai generasi milenial lebih favorit dari Paris (Prancis), Tokyo (Jepang), London (Inggris), dan Kyoto (Jepang). 

"Bali atau Indonesia lebih dipilih untuk destinasi foto tentu bagus untuk semua elemen. Pemerintah pun terus menyiapkan beragam sana pendukungnya. Kan tempatnya bukan hanya instagramable, tapi soal internet juga harus ditingkatkan kemampuannya. Jadi para milenial ini bisa langsung mem-posting foto saat berada di suatu destinasi. Kalau puas, mereka pasti akan kembali lagi,” terang Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam keterangan yang diterima KONTAN, Kamis (28/12).

Pendiri Frame A Trip, Dian Sastrowardoyo juga menilai bahwa Bali telah menjadi destinasi yang paling digemari untuk tujuan berfoto saat liburan. Foto itu pun lalu diunggah di medsos dan berharap dapat banyak like oleh para pengguna sosial media.

Jumlah like pun bisa diasumsikan sebagai mata uang sosial. Oleh generasi milenial yang dominan 50%, banyaknya like juga jadi definisi status pergaulan mereka di medsos.

“Sebanyak 71% perjalanan liburan kebanyakan ke Asia, seperti Indonesia, Jepang, dan Singapura. Asia memang dominan sebagai destinasi paling digemari untuk berfoto sambil liburan. Lebih spesifik lagi, mereka memang lebih memilih Bali dari kota lainnya di Asia,” lanjut Dian.

Dian menuturkan, milenial 88% memilih outdoor sebagai spot favorit untuk berfoto. Biar terlihat gaul, 68% dari mereka pilih kota sebagai background.


Aksi dan pose mereka 90% dihabiskan di landmark kota, lalu sisanya di taman. Selain kota, milenial tetap melirik alam dengan prosentase 32%. Berada di alam, pantai dipilih sebagai favorit (83%). Sisanya tersebar merata di dataran tinggi, danau, dataran rendah, juga hutan.

“Milenial lebih suka berpose di luar ruangan, terutama di landmark kota destinasi. Mengacu fakta ini, wajar kalau milenial lebih menyukai Bali. Sebab, Bali banyak memiliki landmark yang keren,” tutur Dian.

Beragam pose unik dilakukkan para milenal agar mendapat banyak simpati. Bila dikelompokan, mereka 79% memilih pose tanpa memeluk. Dari persentase tersebut, mayoritas memilih free style (35%), kontak tangan (33%), dan merangkul pasangan (32%).

Dian menjelaskan, para milenial juga tidak ribet dalam hal pemilikan kostum juga tata riasan wajah. Para pengguna Frame A Trip ternyata lebih suka berfoto dengan menggunakan pakaian casual (85%). Terkesan santai, mereka juga memakai make up tipis (69%).

Dari sebaran penggunanya, layanan holiday photography sebanyak 67% digunakan oleh keluarga. Dari angka tersebut, mayoritas 77% adalah foto keluarga bersama dengan anak-anak.

Selain dikonsumsi oleh keluarga, jasa ini juga digunakan untuk berfoto bersama rekan-rekannya (17%). Sebanyak 13% itu digunakan untuk berfoto bersama pasangan, lalu 3% foto sendiri.

“Indonesia, khususnya Bali, memang banyak memiliki spot bagus untuk berfoto. Di sini nuansanya lebih indah,” tegas Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata (Kemenpar) Nusantara Kementerian Pariwisata Esthy Reko Astuti.

 


Reporter: Jane Aprilyani
Editor: Dessy Rosalina
Video Pilihan

TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0735 || diagnostic_web = 0.3683

Close [X]
×