kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Perbaiki infrastruktur, Pelindo III kejar target


Jumat, 20 April 2012 / 07:02 WIB
ILUSTRASI. Buah nangka


Reporter: Ragil Nugroho |

JAKARTA. Kuartal I tahun ini menjadi masa yang cukup berat bagi PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III. Bayangkan saja, selama Januari-Maret, pendapatan perusahaan milik pemerintah ini hanya 15% dari target sepanjang tahun ini yak ni sebesar Rp 2,7 triliun.

Direktur Keuangan Pelindo III Wahyu Suparyono enggan menjelaskan secara rinci penyebab lambatnya pencapaian pendapatan perusahaan. Soalnya, laporan keuangan secara rinci baru akan dipaparkan tanggal 30 April nanti.

Hanya, menurut Wahyu, merupakan hal yang biasa jika pendapatan perusahaan pada kuartal I masih jauh di bawah target. "Biasanya aktivitas perusahaan akan semakin meningkat di semester II dan selanjutnya, " ujar Wahyu.

Wahyu bilang, meski pendapatan perusahaan hanya 15% dari target, namun ini merupakan tanda positif atas lalu lintas bongkar muat dari pelabuhan-pelabuhan yang dikelola Pelindo III. "Apalagi, ada beberapa pelabuhan yang sedang kami perbaiki fasilitasnya," ujar dia.

Perkiraannya, perbaikan fasilitas ini baru akan rampung jelang kuartal III. "Jadi kami yakin target pendapatan perusahaan bisa terealisasi," ujar Wahyu, Kamis (19/4). Apalagi, pertumbuhan ekonomi Indonesia juga mendukung kenaikan arus barang yang masuk ke pelabuhan.

Maka itu, Wahyu optimistis, target pendapatan perusahaan yang mengelola 43 pelabuhan di 7 provinsi tahun ini akan naik 16% lebih tinggi dari pendapatan trahun 2011 yang mencapai Rp 2,4 triliun.

Menurut Wahyu, kontribusi pendapatan masing-masing pelabuhan berbeda-beda. "Pelabuhan-seperti Tanjung Perak dan Tanjung emas berkontribusi paling besar," kata Wahyu tanpa memerinci.

Gencar bangun infrastruktur

Menurut Wahyu, wajar bila pendapatan perusahaan belum mencapai target kuartal satu ini. Soalnya, di kuartal pertama ini, Pelindo III tengah melakukan berbagai perbaikan infrastruktur.

Antara lain memperluas daya tampung terminal peti kemas dari internasional, dari semula 1,2 juta teus menjadi 1,7 juta teus. Sedangkan domestik, kapasitasnya juga sedang dikembangkan dari 1,4 teus menjadi 1,8 juta teus.

Tahun ini, Pelindo II juga sedang menyiapkan dana Rp 1,4 triliun untuk pembangunan Pelabuhan Teluk Lamong di Gresik, Jawa timur. Pelabuhan ini menjadi megaproyek perseroan untuk mengurangi kepadatan di pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Pelabuhan ini baru akan selesai pada akhir 2013. Selain menempati lahan yang luasnya 50 hektare, Pelindo III juga melakukan reklamasi pantai. Reklamasi dilakukan lantaran biaya reklamasi lebih murah dibanding dengan biaya pembebasan lahan.

Kendati demikian, Pelindo III juga mengaku sedang mengkaji kemungkinan untuk melakukan pembebasan lahan di sekitar Pelabuhan Teluk Lamong, Gresik.

Menurut Wahyu, total kebutuhan dana untuk membangun pelabuhan tersebut hingga selesai akan mencapai Rp 3,2 triliun. "Dana tersebut diperoleh dari kas internal sebesar Rp 500 miliar dan sisanya pembiayaan eksternal yakni pinjaman dari beberapa bank," tambah Wahyu.

Untuk pelaksanaan proyek tersebut, Pelindo III akan menggandeng beberapa perusahaan sebagai kontraktor proyek. Yakni sesama perusahaan BUMN antara lain PT Adi Karya, PT Pembangunan Perumahan, PT Nindya Karya dan PT Wijaya Karya. n

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×