kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.087.000   40.000   1,31%
  • USD/IDR 16.891   16,00   0,09%
  • IDX 7.389   -51,51   -0,69%
  • KOMPAS100 1.027   -9,91   -0,95%
  • LQ45 752   -7,70   -1,01%
  • ISSI 260   -2,22   -0,85%
  • IDX30 399   -2,52   -0,63%
  • IDXHIDIV20 491   -4,11   -0,83%
  • IDX80 115   -1,17   -1,01%
  • IDXV30 133   -1,68   -1,25%
  • IDXQ30 129   -0,54   -0,42%

Permintaan Diproyeksikan Tumbuh, PGN Targetkan Volume Niaga Gas 877 BBTUD pada 2026


Rabu, 11 Maret 2026 / 13:44 WIB
Permintaan Diproyeksikan Tumbuh, PGN Targetkan Volume Niaga Gas 877 BBTUD pada 2026
ILUSTRASI. PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) (Dok./PGN)


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

​KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) selaku subholding gas dari PT Pertamina (Persero) berkomitmen melanjutkan berbagai proyek strategis gas bumi.

Keberlanjutan proyek infrastruktur, baik pipa maupun nonpipa, dinilai menjadi faktor penting bagi PGN di tengah kebutuhan ketahanan energi dan transisi menuju energi yang lebih bersih.

Pada 2026, PGN menargetkan penyaluran gas bumi ke berbagai segmen pelanggan mencapai sekitar 877 BBTUD (billion British thermal unit per day) atau tumbuh sekitar 4% dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga: Kemenperin: Industri Tekstil & Alas Kaki Siap Penuhi Kenaikan Permintaan Idul Fitri

Target ini didorong oleh proyeksi peningkatan permintaan dari sejumlah kawasan industri dan pelanggan baru, terutama di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Selain itu, PGN juga akan melengkapi layanan gas bumi dengan penyaluran liquefied natural gas (LNG) untuk memperluas akses energi bagi pelanggan.

Optimisme terhadap pertumbuhan permintaan tersebut mendorong PGN untuk memperkuat operasional sebagai fondasi utama bisnis.

“Fokus PGN pada 2026 adalah penguatan operasional sebagai investasi jangka panjang untuk menjamin keandalan layanan kepada pelanggan. PGN juga berharap dapat memperluas pemanfaatan gas bumi di berbagai sektor masyarakat dan pusat-pusat ekonomi,” ujar Corporate Secretary PGN Fajriyah Usman dalam keterangan resminya Rabu (11/3/2026).

Untuk mencapai target tersebut, PGN mempercepat sejumlah proyek strategis yang bertujuan memperkuat infrastruktur transmisi, distribusi, dan regasifikasi gas.

Baca Juga: Harga Minyak Mentah Indonesia (ICP) Februari Naik ke US$ 68,79 per Barel

Pengembangan ini juga mencakup perluasan jangkauan layanan melalui program customer attachment yang menyasar sektor komersial dan industri di berbagai skala usaha.

Beberapa proyek infrastruktur yang tengah dijalankan antara lain pembangunan Pipa Cikampek–Plumpang, rencana penambahan jalur Pipa Distribusi Sei Mangkei, serta pengembangan fasilitas penyimpanan dan regasifikasi LNG.

Dalam upaya memperluas akses energi ke sektor rumah tangga, PGN juga mempercepat pembangunan jaringan gas rumah tangga (jargas) di wilayah Sumatera dan Jawa.

Langkah ini didukung inovasi infrastruktur midstream melalui skema beyond pipeline, seperti penggunaan CNG cylinder, LNG hub retail, trucking, serta Vertical Gas Liquid (VGL) tank.

Selain itu, PGN terus memperkuat infrastruktur LNG melalui optimalisasi fasilitas Hub & Storage Arun yang kini dilengkapi sistem keamanan yang lebih baik.

Perusahaan juga berencana memperluas pengembangan fasilitas LNG ke wilayah Indonesia timur untuk mendukung kebutuhan sektor kelistrikan.

Baca Juga: Astrindo Nusantara Infrastruktur (BIPI) Gandeng ENRG untuk Penyaluran Gas Bumi

PGN juga melanjutkan inisiatif low emission sebagai bagian dari komitmen terhadap keberlanjutan.

Upaya ini dilakukan melalui pengembangan produk energi berbasis gas yang lebih ramah lingkungan, seperti biomethane dan berbagai turunan gas untuk mendukung bisnis energi hijau.

“Dalam pelaksanaan pengembangan proyek strategis pada 2026, PGN akan terus mengedepankan prinsip kehati-hatian serta memastikan proyek yang dijalankan memberikan manfaat bagi masyarakat maupun perusahaan,” tutup Fajriyah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×