kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.713.000   -20.000   -0,73%
  • USD/IDR 17.977   -53,00   -0,29%
  • IDX 5.899   152,04   2,65%
  • KOMPAS100 781   21,64   2,85%
  • LQ45 585   16,10   2,83%
  • ISSI 202   5,19   2,64%
  • IDX30 332   9,75   3,02%
  • IDXHIDIV20 406   7,99   2,01%
  • IDX80 88   2,18   2,54%
  • IDXV30 111   2,35   2,16%
  • IDXQ30 106   1,87   1,80%

Harga Pertamax Melonjak Rp 3.950 per Liter, Pertalite Tetap Rp 10.000


Rabu, 10 Juni 2026 / 08:24 WIB
Harga Pertamax Melonjak Rp 3.950 per Liter, Pertalite Tetap Rp 10.000
ILUSTRASI. Lemigas Pastikan Kualitas BBM Pertamina Sesuai dengan Spesifikasi Teknis Kementerian ESDM (KONTAN/Muradi)


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina Patra Niaga secara resmi melakukan penyesuaian harga jual Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi untuk produk Pertamax dan Pertamax Green 95.

Kebijakan ini mulai diberlakukan secara efektif per Rabu, 10 Juni 2026, setelah melalui proses koordinasi ketat dengan pemerintah selaku regulator.

Baca Juga: Harga Pertamax dan Pertamax Green Naik Mulai Hari Ini (10/6), Simak Rincian Harganya

Langkah ini diambil sebagai bagian dari mekanisme evaluasi berkala yang mempertimbangkan fluktuasi harga minyak mentah dunia serta pergeseran harga pasar keekonomian global.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun menjelaskan bahwa langkah penyesuaian ini telah mengikuti seluruh regulasi hukum yang berlaku di Indonesia.

Kebijakan ini merupakan bentuk implementasi tata kelola energi nasional yang bertujuan untuk menjaga keseimbangan antara keberlangsungan bisnis perusahaan, kualitas layanan di lapangan, serta kepastian pasokan energi yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah. Harga jual tersebut diputuskan dengan tetap dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator, dan menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan penyediaan energi dan distribusi BBM berkualitas bagi masyarakat terus berjalan optimal,” ujar Roberth dalam keterangan resminya.

Baca Juga: Pemegang Saham Sepakati Metrodata (MTDL) Bagikan Dividen Rp 331,5 Miliar

Guna meredam kekhawatiran konsumen, Roberth memastikan bahwa pasokan untuk lini produk Pertamax dan Pertamax Green 95 berada dalam kondisi aman dan tersedia di seluruh jaringan SPBU Pertamina.

Pihak perusahaan berkomitmen penuh untuk terus menjaga ketersediaan dan keandalan kualitas produk di berbagai daerah, sekaligus mempermudah masyarakat mengakses pembaruan harga melalui kanal resmi korporasi maupun aplikasi MyPertamina.

Harga BBM Bersubsidi Dipastikan Tidak Berubah

Di tengah kenaikan harga sejumlah produk non-subsidi, Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk tetap menjalankan penugasan negara dalam mendistribusian BBM Bersubsidi.

Pelaku usaha dan masyarakat menengah ke bawah dipastikan tidak perlu khawatir karena harga jual untuk jenis bbm gasoline Pertalite tetap bertahan di angka Rp10.000 per liter, sedangkan jenis gasoil BioSolar tidak mengalami perubahan di harga Rp6.800 per liter.

Berikut adalah rincian tarif terbaru BBM non-subsidi Pertamina di tingkat retail SPBU yang berlaku mulai hari ini:

Baca Juga: Jaga Ekosistem Laut, ASDP Angkut 13 Ton Sampah

Pertamax Series

  • Pertamax (RON 92): Mengalami penyesuaian naik dari semula Rp12.300 per liter menjadi Rp16.250 per liter.
  • Pertamax Green 95 (RON 95): Mengalami penyesuaian naik dari semula Rp12.900 per liter menjadi Rp17.000 per liter.
  • Pertamax Turbo (RON 98): Tidak mengalami perubahan harga, tetap bertahan di angka Rp20.750 per liter.

Dex Series

  • Dexlite (CN 51): Tidak mengalami perubahan harga, tetap dilayani di angka Rp23.000 per liter.
  • Pertamina Dex (CN 53): Tidak mengalami perubahan harga, tetap berada di posisi Rp24.800 per liter.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×