kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45933,41   5,06   0.54%
  • EMAS1.335.000 1,06%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Permintaan Melonjak, Pebisnis Karoseri Siap Menadah Cuan Tahun Ini


Selasa, 20 Februari 2024 / 13:59 WIB
Permintaan Melonjak, Pebisnis Karoseri Siap Menadah Cuan Tahun Ini
ILUSTRASI. Pekerja beraktivitas di Pabrik Karoseri Laksana Bus, Ungaran Semarang, Jawa Tengah, Kamis (14/11/2019). ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/ama.


Reporter: Rashif Usman | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pebisnis karoseri siap mendulang cuan di tahun 2024. Hal ini tak lepas dari meningkatnya permintaan untuk transportasi bus dan maraknya penggunaan bus untuk transportasi umum.

Salah satu produsen karoseri, Laksana menyatakan prospek bisnis perusahaan di tahun 2024 akan tumbuh positif jika dibandingkan tahun sebelumnya. 

Brand & Marketing Communication Manager Karoseri Laksana Candra Dewi mengatakan kinerja yang diramal positif ini tercermin dari tren permintaan yang meningkat sebesar 7% jika dibandingkan tahun lalu. Laksana pun menargetkan ada pertumbuhan penjualan sebesar 5%-10% pada 2024.

"Ada faktor peningkatan permintaan transportasi di bidang pariwisata secara umum. Dan juga apresiasi dari masyarakat yang memilih menggunakan bus sebagai alat transportasi. Sekarang banyak bus yang bagus, lalu pelayanan para bus operator yang beragam," kata Candra kepada Kontan, Selasa (19/2).

Baca Juga: Polytron Incar 10% Penjualan Motor Listrik Bersubsidi dari Target Pemerintah

Candra mengatakan, untuk menggenjot kinerja penjualan, perusahaan memiliki sejumlah strategi, antara lain, menciptakan inovasi di setiap desain produk dan mengedepankan pengembangan tiap unit pada aspek keselamatan.

Namun demikian, untuk mencapai target tersebut menurutnya tidak mudah. Ada beberapa tantangan yang bakal dihadapi perusahaan.

"Seperti 2-3 tahun terakhir, ada tantangan persaingan global khususnya FTA (Free Trade Agreement), di mana bus impor yang CBU masuk ke Indonesia. Ini menjadi tantangan kami sebagai karoseri lokal Indonesia," ujarnya.

Pebisnis karoseri lainnya, Delimajaya Group meyakini dapat mencetak kinerja positif sepanjang tahun 2024. Perusahaan optimistis dapat mencetak pertumbuhan penjualan sebesar 15%-20% di tahun ini.

Managing Director Delimajaya Group, Winston Wiyanta melihat bahwa prospek bisnis perusahaan di tahun 2024 sangat positif. Hal ini terlihat dari tren permintaan yang meningkat sekitar 25% sejak Januari 2024 lalu. Menurutnya, tren yang tumbuh positif ini disebabkan oleh tiga faktor.

"Pertama, kepercayaan customer yang sangat puas dengan hasil produk kami sehingga repeat order. Kedua, sektor pertambangan yang masih kuat dan banyak order kendaraan pendukung. Ketiga, proyek pemerintah yang akan berjalan di tahun ini," kata Winston kepada Kontan, Jumat (16/2).

Winston menyampaikan, Delimajaya memiliki sejumlah strategi untuk menggenjot kinerja penjualan tahun ini, antara lain, meningkatkan kualitas produk dan menawarkan harga yang kompetitif.

Baca Juga: Pasar Otomotif Indonesia Tampak Lesu Awal Tahun 2024

"Kami terus meningkatkan kualitas produk, ontime delivery dan aftersales support. Filosofi kami best value for bussines, artinya kami memberikan value yang terbaik untuk customer. Ini menjadi komitmen kami untuk menjaga kepuasan customer, dan menjadikannya sebagai prioritas bisnis," ucapnya.

Kendati demikian, Winston menjelaskan, kinerja perusahaan tahun ini juga bakal menghadapi sejumlah tantangan. Mulai dari kenaikan harga bahan baku dan regulasi baru untuk sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sekitar 60%, tergantung jenis karoserinya.

"Kenaikan harga bahan baku dan tenaga kerja akan mempengaruhi ke harga jual. Lalu, regulasi baru untuk sertifikat standar dan sertifikat TKDN, sehingga perlu waktu persiapan lebih panjang," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×