kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   -20.000   -0,78%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Persaingan Pasar AC Kian Ketat, Produsen Perkuat Jaringan Layanan dan Produk Baru


Jumat, 07 Agustus 2026 / 19:34 WIB
Persaingan Pasar AC Kian Ketat, Produsen Perkuat Jaringan Layanan dan Produk Baru
ILUSTRASI. Pengunjung mendengarkan penjelasan produk Dehumidifier/Air Purifier Sharp (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Seiring meningkatnya permintaan dan bertambahnya pemain di industri., persaingan pasar pendingin ruangan alias air conditioner (AC) di Indonesia semakin ketat.

Untuk mendorong daya saing, produsen elektronik memperkuat inovasi produk sekaligus memperluas jaringan distribusi dan layanan purnajual.

Maka, PT Sharp Electronics Indonesia mengandalkan jaringan layanan di berbagai daerah serta memperkuat hubungan dengan teknisi AC.

Perusahaan juga memanfaatkan fasilitas produksi dalam negeri dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) AC mencapai 56% hingga 70%.

National Sales Senior General Manager PT Sharp Electronics Indonesia, Andry Adi Utomo mengatakan, keberhasilan di pasar tidak hanya ditentukan oleh teknologi maupun harga. Tapi juga kemampuan perusahaan menghadirkan layanan yang menjangkau konsumen.

Baca Juga: Freeport Ajukan Perpanjangan IUPK Grasberg, Ini Alasannya

"Jaringan cabang dan service center yang kami miliki menjadi salah satu kekuatan untuk memberikan layanan kepada konsumen hingga ke berbagai wilayah," ujar Andry.

Dari sisi produk, Sharp meluncurkan Airest, AC yang menggabungkan fungsi pendingin ruangan dan pemurni udara dalam satu perangkat. 

Presiden Direktur PT Sharp Electronics Indonesia, Shinji Teraoka mengatakan, kebutuhan konsumen kini berkembang, tidak lagi hanya mencari pendingin ruangan tetapi juga kualitas udara yang lebih baik.

"Masyarakat tidak lagi membeli AC hanya untuk membuat ruangan menjadi dingin. Mereka menginginkan rumah yang nyaman, sehat, hemat energi," ujar Shinji.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×