kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.938   -50,00   -0,28%
  • IDX 6.145   23,17   0,38%
  • KOMPAS100 797   3,92   0,49%
  • LQ45 610   2,00   0,33%
  • ISSI 213   1,36   0,64%
  • IDX30 338   0,76   0,23%
  • IDXHIDIV20 430   3,09   0,72%
  • IDX80 91   0,41   0,45%
  • IDXV30 116   1,09   0,95%
  • IDXQ30 110   0,70   0,64%

Pertagas kesulitan salurkan gas rumah tangga


Jumat, 21 Agustus 2015 / 10:33 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Havid Vebri

PRABUMULIH. Keinginan pemerintah untuk meningkatkan saluran gas ke rumah tangga mengalami hambatan. Hendra Jaya, Direktur Utama Pertagas menyatakan, hambatan tersebut datang dari pemerintah daerah.

Menurutnya, ada beberapa pemerintah daerah yang menghambat program gas rumah tangga ini. Walaupun pihaknya sudah punya keinginan untuk membangun infrastruktur guna menyalurkan gas ke berbagai kota dengan biaya sendiri, ada daerah yang tidak mau mengeluarkan izin prinsip untuk mendukung usaha Pertagas tersebut.

"Tidak perlu kami sebutkan, tapi ini kesulitan kami, boro-boro bongkar jalan untuk bangun infrastrukturnya, izin prinsipnya saja tidak mereka keluarkan," katanya di Prabumulih, Jumat (21/8).

Kendala berikutnya adalah biaya investasi. Hendra bilang, untuk membangun jaringan gas ke sekitar 2.650 rumah tangga butuh biaya investasi hingga Rp 30 miliar. "Jadi bisa dibayangkan, kalau kita ingin bangun untuk 30.000rumah tangga kebutuhannya mencapai Rp 400 miliar, ini besar," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×