kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.614.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Pertamina Drilling Services (PDSI) anggarkan belanja modal US$ 140 juta di 2019


Senin, 31 Desember 2018 / 06:03 WIB
ILUSTRASI. Pertamina


Reporter: Nur Pehatul Janna | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - LANGKAT. PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI), anak usaha PT Pertamina (Persero) tampaknya siap melakukan ekspansi yang cukup besar tahun depan.

Perusahaan pelat merah ini mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) lebih dari US$ 140 juta atau setara dengan Rp 2,03 triliun dengan kurs Rp 14.500.

Budhi Nugraha Pangaribuan, Direktur Utama PDSI mengatakan dari anggaran tersebut sebanyak US$ 40 juta akan digunakan untuk ekspansi di business non development, sedangkan untuk investasi di business development sekitar US$ 100 juta.

"Capex tahun depan memang jauh lebih besar atau naik sekitar 133,33% ketimbang rencana alokasi capex sepanjang tahun ini yang hanya sebesar US$ 60 juta," ujarnya saat ditemui seusai acara sosialisasi pengeboran sumur BTM-B1, Minggu (30/12).

Menurutnya, hal tersebut karena tahun depan pihaknya akan melakukan pengadaan alat-alat baru untuk kegiatan pengeboran.

Adapun penambahan alat pengeboran tahun depan akan difokuskan untuk Rig berkapasitas 550 HP dan 1.000 HP di mana pengadaan Rig kapasitas 550 HP membutuhkan dana investasi sebesar US$ 5 juta sementara untuk Rig 1.000 sampai 2.500 HP bisa menggunakan dana investasi sebesar US$ 20 juta per unit.

Sementara alokasi capex PDSI selama periode Januari hingga November 2018 sebanyak 90% telah berhasil disalurkan untuk pengembangan usaha maupun pemeliharaan alat.

"Untuk saat ini memang belum terserap semua karena untuk eksekusinya kami harus menyesuaikannya dengan market," ujarnya.

Selain itu, tahun depan PDSI juga tidak hanya akan berfokus pada pengeboran darat saja melainkan akan mulai menjajaki potensi pengeboran di lepas pantai (offshore).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×