kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Pertamina klaim volume tumpahan minyak di perairan Karawang tinggal 10%


Kamis, 01 Agustus 2019 / 21:20 WIB


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Yudho Winarto

Penanganan di layer lainnya pun dilakukan melalui air surveillance dan air combat dan layer terakhir dilakukan mendekati anjungan Bekasi dan sebagainya.

Baca Juga: Walhi sebut tumpahan minyak Pertamina telah sampai Kepulauan Seribu

Tak hanya itu, Pertamina juga menyiapkan 3 oil skimmer untuk mengangkat dan menyedot tumpahan minyak dan memasukkan ke kontainer yang tersedia. Sampai saat ini Pertamina juga memiliki 39 kapal untuk menampung sementara oil spill, parol, dan standby firefighting.

Lebih lanjut, Nicke mengatakan, untuk memastikan tidak ada tumpahan minyak maupun gas, pihaknya pun akan mematikan sumur dengan dibantu oleh perusahaan yang berpengalaman.

Nicke pun memastikan, pihaknya akan melakukan perbaikan baik secara sosial maupun lingkungan. Mereka pun akan memberikan ganti rugi kepada setiap pihak yang terdampak. "Ganti rugi sedang kami lakukan dengan prosedur yang ada," tuturnya.

Baca Juga: Petani garam tidak panen selama seminggu akibat kebocoran minyak Pertamina

Berdasarkan roadmap jangka panjang penanggulangan dampak tumpahan minyak ini terbagi atas 4 tahap.

Pertama, tahap penanggulangan mulai Juli sampai Agustus 2019, tahap pemulihan mulai September hingga November, tahap pasca pemulihan mulai pada Desember, dan tahap rutin pada Januari 2020 sampai seterusnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×