kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   -65.000   -2,22%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Pertamina klaim volume tumpahan minyak di perairan Karawang tinggal 10%


Kamis, 01 Agustus 2019 / 21:20 WIB


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Yudho Winarto

Penanganan di layer lainnya pun dilakukan melalui air surveillance dan air combat dan layer terakhir dilakukan mendekati anjungan Bekasi dan sebagainya.

Baca Juga: Walhi sebut tumpahan minyak Pertamina telah sampai Kepulauan Seribu

Tak hanya itu, Pertamina juga menyiapkan 3 oil skimmer untuk mengangkat dan menyedot tumpahan minyak dan memasukkan ke kontainer yang tersedia. Sampai saat ini Pertamina juga memiliki 39 kapal untuk menampung sementara oil spill, parol, dan standby firefighting.

Lebih lanjut, Nicke mengatakan, untuk memastikan tidak ada tumpahan minyak maupun gas, pihaknya pun akan mematikan sumur dengan dibantu oleh perusahaan yang berpengalaman.

Nicke pun memastikan, pihaknya akan melakukan perbaikan baik secara sosial maupun lingkungan. Mereka pun akan memberikan ganti rugi kepada setiap pihak yang terdampak. "Ganti rugi sedang kami lakukan dengan prosedur yang ada," tuturnya.

Baca Juga: Petani garam tidak panen selama seminggu akibat kebocoran minyak Pertamina

Berdasarkan roadmap jangka panjang penanggulangan dampak tumpahan minyak ini terbagi atas 4 tahap.

Pertama, tahap penanggulangan mulai Juli sampai Agustus 2019, tahap pemulihan mulai September hingga November, tahap pasca pemulihan mulai pada Desember, dan tahap rutin pada Januari 2020 sampai seterusnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×