kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Pertamina: Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik Dimulai dari Motor Roda Dua


Selasa, 30 Agustus 2022 / 12:21 WIB
Pertamina: Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik Dimulai dari Motor Roda Dua
Menteri ESDM Arifin Tasrif dan Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menyaksikan fasilitas penukaran baterai motor listrik pada SPBU Pertamina di Jalan Hayam Wuruk, Denpasar, Bali, Selasa (30/8/2022).


Reporter: Filemon Agung | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - DENPASAR. PT Pertamina menargetkan pengembangan ekosistem kendaraan listrik dari sektor hilir dengan menyasar pasar roda dua atau motor.

Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati mengungkapkan, Pertamina berkomitmen untuk meningkatkan energy mix dari sisi hulu hingga hilir.

Pasar roda dua bakal jadi salah satu fokus utama perusahaan ke depannya. Inisiatif ini didorong lewat penyediaan fasilitas tukar baterai atau swap baterai yang terintegrasi dengan SPBU.

"Pertamina masuk di hilir dulu kita mulai roda dua. Kita pahami pasar roda dua agak sulit baterai cas di rumah. Konsepnya kita jual baterai swap berikan kemudahan bagi kendaraan motor," ungkap Nicke ditemui di SPBU Hayam Wuruk Denpasar, Bali, Selasa (30/8).

Baca Juga: Rumor Kenaikan Harga BBM Pertalite Kian Ramai Dibahas, Pertamina Minta Warga Hemat

Nicke melanjutkan, untuk tahapan awal Pertamina menggandeng sejumlah perusahaan lain. Sebagi contoh, untuk wilayah Bali, Pertamina bekerjasama dengan Grab untuk penyediaan fasilitas tukar baterai bagi armada motor listrik.

Sementara itu, dari sektor hulu, Nicke memastikan kerjasama antara BUMN akan dilakukan. Kerjasama ini telah dimulai dengan pembentukan holding baterai Indonesia (IBC) bekerjasama dengan MIND ID, PT Perusahaan Listrik Negara dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengungkapkan, transisi energi berangsur memang akan terus dilakukan dan menjadi program jangka panjang.

"Ini evolusi, kendaraan bermotor ini tadinya berbahan bakar, sekarang jadi (kendaraan) listrik. (Lebih) bersih lingkungan, hemat, ongkos listrik makin kompetitif," kata Arifin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×