kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Pertamina rilis BBM satu harga Jokowi lampaui target


Kamis, 03 Oktober 2019 / 16:49 WIB
ILUSTRASI. Pengisian bahan bakar di SPBU Pertamina


Sumber: Kompas.com | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Program BBM Satu Harga yang dicanangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melampaui target. PT Pertamina (Persero) memastikan, BBM Satu Harga sudah tersedia di 161 titik di Indonesia per 1 Oktober 2019. 

Padahal, realisasi ketersediaan BBM Satu Harga ditargetkan hanya 160 titik pada akhir 2019. Akan tetapi, tiga bulan sebelum tutup tahun, program tersebut sudah melampaui target. 

Baca Juga: Pertamina resmi integrasikan PLBC dengan Kilang Cilacap

Diakui Pertamina, merealisasikan program BBM Satu Harga bukanlah hal yang gampang. BUMN minyak dan gas itu perlu “mendobrak tembok” yang menjadi rintangan besar selama ini. 

"Tantangannya tidak sedikit, tapi pekerja kami pantang surut. Bahkan menjadi motivasi untuk secara total melayani saudara-saudara kami yang berada di ujung negeri,” ujar VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman dalam siaran pers, Jakarta, Kamis (3/10).

“Karena mereka juga memilik hak yang sama untuk menikmati BBM dengan harga terjangkau sebagai bentuk keadilan energi,” sambung dia. 

“Tembok” besar peama yang didobrak Pertamina yakni pencarian investor. Kebijakan BBM Satu Harga yang jauh dari keuntungan membuat investor enggan berinvestasi. 

Baca Juga: Capai 161 titik, Pertamina lebih cepat tiga bulan lampaui target BBM Satu Harga

Selain itu, ada juga tembok besar lain yakni status-status lahan untuk pembangunan lembaga penyalur BBM Satu Harga. Hal ini ditambah dengan perizinan yang rumit di daerah. 




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×