kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.063   3,00   0,02%
  • IDX 5.419   90,64   1,70%
  • KOMPAS100 699   13,16   1,92%
  • LQ45 545   8,81   1,64%
  • ISSI 185   3,93   2,16%
  • IDX30 305   4,32   1,43%
  • IDXHIDIV20 398   4,53   1,15%
  • IDX80 81   1,51   1,91%
  • IDXV30 111   1,39   1,27%
  • IDXQ30 101   1,50   1,51%

Pertamina Trans Kontinental Tebar Oil Boom, Bantu Penanganan Insiden KMP Batumandi


Kamis, 22 Oktober 2026 / 11:43 WIB
Pertamina Trans Kontinental Tebar Oil Boom, Bantu Penanganan Insiden KMP Batumandi
ILUSTRASI. PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) Tebar Oil Boom, Bantu Tangani Insiden KMP Batumandi (PT Pertamina Trans Kontinental (PTK)/PT Pertamina Trans Kontinental (PTK))


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Ridwan Mulyana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) turut membantu pemadaman api serta memitigasi risiko lingkungan kelautan saat terlibat pada penanganan insiden Kapal Motor Penumpang (KMP) Batumandi di perairan Selat Sunda pada Selasa (20/10/2026). PTK mengerahkan Tim Tanggap Darurat Operasional Marine Tanjung Sekong dan Marine Tanjung Gerem untuk mengamankan wilayah di sekitar lokasi kejadian.

Vice President Legal & Relations PTK, Amran Reza mengungkapkan bahwa selain membantu evakuasi, Tim Marine PTK juga mengisolasi lokasi pada area tersebut dengan deployment (penggelaran) oil boom atau alat khusus berbentuk penghalang terapung di permukaan air. Oil boom digunakan untuk membatasi penyebaran tumpahan dan melindungi area sensitif di sekitar lokasi kejadian, dengan mengelilingi KMP Batumandi.

Hal tersebut merupakan upaya mitigasi apabila terdapat potensi ceceran bahan bakar supaya tidak meluas ke area di luar badan kapal, terutama selama proses penanganan berlangsung. Beberapa perlengkapan yang sudah disiapkan oleh PTK antara lain 11 oil boom tipe permanen dengan total panjang 265 meter, 4 oil boom tipe sea boom, serta personel oil spill response.

Selain itu, PTK juga menyiapkan satu kapal tug boat beserta kru, serta kru marine dan kru kapal lainnya. "Berdasarkan koordinasi dengan pihak yang berwenang, terlebih karena lokasi kejadian berdekatan dengan operasional PTK, maka Tim PTK dari Marine Tanjung Sekong dan Marine Tanjung Gerem segera bersiaga dan merespon ke lokasi kejadian. Sejak Selasa sore hingga saat ini, Tim Marine PTK masih berada di sekitar wilayah tersebut dengan perlengkapan HSSE kemaritiman,” kata Amran melalui rilis yang disiarkan pada Kamis (22/10/2026).  

Amran memastikan keterlibatan unit operasional maritim tetap mengedepankan implementasi standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE). Keterlibatan PTK dalam penanganana ini juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan maritim.

Amran menambahkan, sinergi tim gabungan berfokus pada penuntasan pemadaman badan kapal, pengawasan stabilitas bentangan oil boom, serta penjagaan status siaga armada dan personel PTK diu lokasi kejadian. “Kesiapsiagaan dan aspek HSSE merupakan wujud komitmen PTK dalam turut menjaga sektor kemaritiman," tutup Amran.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×