CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Pertumbuhan e-commerce diperkirakan semakin baik tahun depan


Rabu, 16 Desember 2020 / 21:20 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi belanja online. KONTAN/Baihaki/2017/12/05


Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) mengemukakan jika pertumbuhan e-commerce, seperti terlihat dari survey Google - Temasek, terus mengalami pertumbuhan di Indonesia.

Ketua Umum idEA, Bima Laga memperhatikan hal ini dari transformasi digital, khususnya di sektor usaha, yang akan terus bergulir.

"Pada 2021, diperkirakan tren akan terus seperti ini, dan model pengembangan bisnis masing-masing perusahaan e-commerce tentu akan disesuaikan dengan situasi dan perencanaan bisnis masing-masing," jelasnya kepada Kontan, Rabu (16/12).

Baca Juga: Akademisi: Tren merger dan konsolidasi marak hingga 2022

IdEA juga masih enggan menanggapi seputar jalinan merger antara Tokopedia dengan Bridgetown Holdings Ltd, perusahaan investasi yang didukung miliarder Richard Li dan Peter Thiel.

Berdasarkan pemberitaan dari Bloomberg, nilai valuasi Tokopedia jika berhasil merger dengan Bridgetown akan berkisar US$ 8 miliar hingga US$ 10 miliar. "Kami belum bisa memberikan komentar atas pemberitaan tersebut, namun untuk proyeksi ecommerce Indonesia, kami selalu melihat adanya pertumbuhan yang positif," tutup Bima.

Selanjutnya: Ini rencana bisnis Bank Syariah Indonesia dalam 3 tahun ke depan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×