kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.638.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

Talentlytica Perkuat Bisnis HR Berbasis Data untuk Dorong Produktivitas


Minggu, 20 September 2026 / 20:41 WIB
Talentlytica Perkuat Bisnis HR Berbasis Data untuk Dorong Produktivitas
ILUSTRASI. Talentlytica Perkuat Bisnis HR Berbasis Data untuk Dorong Produktivitas (Dok/PT Global Talentlytica Indonesia )


Reporter: Leni Wandira | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Global Talentlytica Indonesia terus memperkuat perannya sebagai HR Strategic Partner dengan mendorong pemanfaatan data talenta dalam pengambilan keputusan perusahaan. Pendekatan tersebut mencakup proses rekrutmen, pengembangan karyawan hingga perencanaan suksesi.

Founder & CEO Talentlytica, Aswin Januarsjaf mengatakan, pemanfaatan data talenta tidak hanya ditujukan untuk kebutuhan klien, tetapi juga diterapkan dalam pengelolaan sumber daya manusia di internal perusahaan.

“Kami percaya bahwa cara terbaik untuk meyakinkan klien adalah dengan membuktikannya lebih dulu di dalam. Penghargaan ini menegaskan bahwa pendekatan berbasis data yang kami tawarkan kepada klien juga menjadi fondasi cara kami membangun tim sendiri,” ujar Aswin dalam keterangan tertulis, Minggu (20/9/2026).

Menurut dia, keterlibatan karyawan perlu dibangun melalui sistem yang mampu mengenali potensi setiap individu, menyediakan ruang pengembangan yang relevan, serta menciptakan budaya kolaborasi di dalam organisasi.

Baca Juga: BPS Catat Setengah Juta Lebih Orang Terserap Pasar Kerja Dalam Tiga Bulan Terakhir

Dengan pendekatan tersebut, Talentlytica tidak hanya menawarkan alat ukur kepada perusahaan, tetapi juga mendampingi klien menerjemahkan data talenta menjadi keputusan strategis. Hal ini mencakup kebutuhan rekrutmen, pengembangan kompetensi hingga perencanaan suksesi.

Chief of Marketing & Customer Success Talentlytica, Ahmad Fachrur Rivai mengatakan, pemanfaatan data talenta pada akhirnya perlu memberikan dampak terhadap kinerja bisnis.

“Yang dicari klien bukan sekadar skor asesmen, tetapi dampaknya pada bisnis. Ketika keterlibatan karyawan bisa dibaca lewat data lalu ditindaklanjuti, di situ ia mulai berkorelasi dengan produktivitas dan retensi,” ujar Ahmad.

Baca Juga: PMI Menguat, Mampukah Industri Kembali Menyerap Tenaga Kerja?

Dari sisi internal, pendekataStellar n tersebut turut tercermin dari capaian Talentlytica dalam Stellar Workplace Award 2026. Perusahaan memperoleh pengakuan pada kategori Employee Commitment dan Employee Satisfaction.

Talentlytica menyebut penghargaan tersebut menjadi salah satu indikator atas penerapan pengelolaan talenta berbasis data di internal perusahaan. Ajang tersebut menilai keterlibatan karyawan melalui survei, penilaian panel juri serta evaluasi dokumen inisiatif keterlibatan karyawan.

Selanjutnya, Talentlytica akan memperluas peran sebagai HR Strategic Partner melalui keikutsertaan dalam Indonesia Human Capital & Beyond Summit (IHCBS) 2026. Perusahaan akan membagikan perspektif mengenai pemanfaatan data talenta untuk mendukung keterlibatan karyawan dan kebutuhan bisnis.

Sejak 2017, Talentlytica menyebut telah dipercaya lebih dari 460 perusahaan di lebih dari 20 sektor industri. Adapun jumlah asesmen yang telah dijalankan tercatat lebih dari 3 juta di seluruh Indonesia.

Baca Juga: GDPS Perkuat Standar Pengelolaan Tenaga Kerja Profesional

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×