kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Perusahaan Malaysia buka pabrik karet di Jakarta


Jumat, 24 Januari 2014 / 09:13 WIB
ILUSTRASI. Chief Executive Officer (CEO) Pekerja.com Vania Valencia David ingin menghasilkan uang tanpa harus bekerja. Sebab saat ingin masa tua masih memiliki cukup uang yang bekerja untuknya.


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

KUALA LUMPUR. Pertumbuhan penjualan mobil di Indonesia mulai dilirik produsen produk olahan karet asal Malaysia, Kossan Rubber Industries Bhd. Perusahaan yang dikenal dengan produk sarung tangan karet itu berencana membangun pabrik senilai RM 10 juta di Jakarta.

Perusahaan menyatakan, akan membangun pabrik tersebut pada semester II tahun ini. Pabrik tersebut akan melayani permintaan komponen karet dari industri otomotif yang kian besar di Indonesia.

Edward Yip, General manager pengembangan usaha Kossan Rubber Industries mengatakan, untuk rencana membangun pabrik di Jakarta itu telah dimulai dengan akuisisi lahan seluas 2,2 hektare. Investasi untuk tanah itu tercatat senilai RM 6,6 juta.

" Kami optimistis dengan potensi pasar Indonesia," Kata Yip seperti yang dikutip KONTAN dari Thestar, Jumat (24/1). Menurut Yip, Indonesia merupakan pasar mobil dengan pertumbuhan penjualan tertinggi yang setara dengan China.  

Yip menjelaskan, pembangunan pabrik pengolahan karet tersebut setidaknya akan memakan waktu selama delapan bulan. Selain di Indonesia, Kossan juga memproduksi produk sarung tangan karet di Vietnam.

Dengan ekspansi di Indonesia dan Vietnam, Kossan yang memproduksi sarung tangan karet itu menargetkan kenaikan pendapatan hingga 25% dalam tiga tahun ke depan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×