Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan migas asal Malaysia, Petronas, menemukan cadangan hidrokarbon di sumur eksplorasi Barokah-1 yang berada di Wilayah Kerja (WK) North Ketapang, lepas pantai Jawa Timur.
Penemuan ini merupakan temuan hidrokarbon pertama Petronas, di wilayah kerja tersebut. Sumur Barokah-1 mulai dibor pada 30 November 2025 dan mencapai kedalaman sekitar 3.315 meter true vertical depth subsea (TVDSS). Studi lanjutan akan dilakukan untuk mengukur potensi penemuan secara menyeluruh.
Petronas North Ketapang Sdn. Bhd. bertindak sebagai operator WK North Ketapang dengan partisipasi interes sebesar 51%. Sementara Earthon North Ketapang Pte. Ltd. memiliki 34% partisipasi interes dan PT Pertamina Hulu Energi North Ketapang sebesar 15%.
Baca Juga: Pemerintah Bidik Produksi Gula 3 Juta Ton, Ini Harapan AGI
Vice President of Exploration Petronas Ahmad Faisal Bakar menyampaikan, temuan Barokah-1 memperkuat prospek eksplorasi di Jawa Timur, khususnya pada aset-aset yang dioperasikan di wilayah utara Pulau Madura.
"Hasil ini tentunya memperdalam pemahaman kami terhadap prospektivitas cekungan serta memperkuat komitmen Petronas dalam mendorong pertumbuhan yang terarah dan mematangkan peluang yang dapat berkontribusi bagi lanskap energi yang berkelanjutan di Jawa Timur," kata Ahmad dalam keterangan resmi, Jumat (13/3/2026).
Presiden Direktur Petronas North Ketapang Yuzaini Md Yusof menambahkan, keberhasilan pengeboran ini tidak terlepas dari dukungan pemerintah dan para mitra. Ia menilai kolaborasi tersebut penting untuk mendorong pertumbuhan kegiatan hulu migas yang bertanggung jawab di Indonesia.
Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menyambut positif temuan ini. Menurutnya, penemuan hidrokarbon di Barokah-1 menjadi indikasi potensi migas Jawa Timur yang masih menjanjikan dan diharapkan dapat segera ditindaklanjuti menuju tahap produksi guna meningkatkan lifting migas nasional serta memperkuat ketahanan energi.
Selain WK North Ketapang, PETRONAS juga tercatat sebagai operator di WK Ketapang, North Madura II, dan Serpang di lepas pantai Jawa Timur, serta WK Bobara di Papua Barat. Perusahaan ini juga menjadi mitra pada sejumlah kontrak bagi hasil lainnya di berbagai wilayah Indonesia.
Baca Juga: Penjualan Tiket Whoosh Diproyeksi Naik 25% Saat Libur Lebaran 2026
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













