kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.800.000   35.000   1,27%
  • USD/IDR 17.682   6,00   0,03%
  • IDX 6.167   -151,87   -2,40%
  • KOMPAS100 813   -19,04   -2,29%
  • LQ45 623   -7,69   -1,22%
  • ISSI 218   -7,23   -3,21%
  • IDX30 357   -3,55   -0,99%
  • IDXHIDIV20 445   -3,25   -0,73%
  • IDX80 94   -1,90   -1,98%
  • IDXV30 123   -1,65   -1,33%
  • IDXQ30 117   -0,61   -0,52%

PGAS Teken Perjanjian Terkait Penyerapan LNG dan Gas dari Proyek Blok Masela


Kamis, 21 Mei 2026 / 10:20 WIB
PGAS Teken Perjanjian Terkait Penyerapan LNG dan Gas dari Proyek Blok Masela
ILUSTRASI. PGAS resmi sepakati prinsip komersial pasokan gas Masela. Apa dampaknya bagi pelanggan dan ketahanan energi nasional (Dok/PGN)


Reporter: Dimas Andi | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) selaku Subholding Gas Pertamina resmi menyepakati prinsip-prinsip komersial utama atau agreement in principle dengan Inpex Corporation terkait rencana penyerapan (offtake) LNG dan gas bumi dari Proyek Abadi LNG, Blok Masela.

Kesepakatan strategis ini ditandatangani dalam Indonesian Petroleum Association Convention and Exhibition (IPA Convex) 2026 yang berlangsung di Jakarta, Rabu (20/5) lalu.

"Kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen nyata PGN dalam mengoptimalkan pemanfaatan sumber gas domestik untuk kebutuhan pelanggan, sekaligus sebagai bagian dari Pertamina Group dalam perannya memenuhi kebutuhan energi dan pondasi ketahanan energi nasional," ujar Direktur Utama PGAS Arief K. Risdianto dalam keterbukaan informasi, Kamis (21/5/2026).

Melalui kesepakatan ini, PGAS dan Inpex selaku operator Blok Masela bersama mitra joint venture, yaitu PT Pertamina Hulu Energi (PHE) dan Petronas Masela Sdn. Bhd., akan menindaklanjuti kerja sama ini ke tahap Perjanjian Jual Beli atau Sale and Purchase Agreement (SPA) yang mengikat untuk pasokan LNG dan gas bumi.

Baca Juga: PGAS Teken Sejumlah Perjanjian untuk Penguatan Pasokan Gas dan LNG

Peran PGAS sebagai pembeli domestik tidak hanya mempercepat proyek Abadi LNG menuju Keputusan Investasi Akhir, tetapi juga menjadi sinergi kuat di internal Holding Migas Pertamina, di mana PHE bertindak di sisi hulu (upstream) dan PGAS mengamankan di sisi hilir (downstream).

Sinergi hulu-hilir ini memastikan sumber energi domestik Indonesia dapat dinikmati secara optimal langsung oleh masyarakat serta industri nasional.

Langkah ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah Indonesia untuk memaksimalkan utilisasi sumber daya alam domestik demi mendukung pertumbuhan ekonomi, serta menjawab tantangan transisi energi dengan memanfaatkan gas bumi sebagai energi transisi yang lebih ramah lingkungan.

Dengan volume cadangan gas Blok Masela yang sangat besar, kerja sama ini diproyeksikan menjaga stabilitas pasokan energi bersih di Indonesia dalam jangka panjang, sekaligus memperkokoh posisi Pertamina Group sebagai pilar utama ketahanan energi nasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×