kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.488.000   -16.000   -0,64%
  • USD/IDR 16.740   33,00   0,20%
  • IDX 8.748   101,19   1,17%
  • KOMPAS100 1.205   11,60   0,97%
  • LQ45 852   5,43   0,64%
  • ISSI 315   6,02   1,95%
  • IDX30 439   1,60   0,37%
  • IDXHIDIV20 511   1,24   0,24%
  • IDX80 134   1,29   0,97%
  • IDXV30 140   1,02   0,73%
  • IDXQ30 140   0,22   0,15%

PGN siap perkuat lini bisnis LNG Trading internasional di Asia dan Eropa


Senin, 10 Februari 2020 / 17:47 WIB
PGN siap perkuat lini bisnis LNG Trading internasional di Asia dan Eropa
ILUSTRASI. Direktur Utama PGN Gigih Prakoso dalam seminar Hilir Migas Expo 2019


Reporter: Filemon Agung | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) bersiap memperkuat lini bisnis Gas Alam Cair (Liquefied Natural Gas / LNG) trading ke sejumlah negara dalam beberapa tahun mendatang.

Direktur Utama PGAS Gigih Prakoso bilang, negara-negara di kawasan Asia menjadi sasaran utama bisnis LNG trading PGAS. Adapun, pemetaan potensi ini sejalan dengan alih bisnis LNG dari PT Pertamina (Persero).

Baca Juga: Perusahaan Gas Negara (PGAS): PLN hemat Rp 1,92 triliun lewat gasifikasi pembangkit

"Pertamina/PGN (juga) akan melakukan optimalisasi portfolio LNG untuk pasar internasional," jelas Gigih di Gedung DPR RI, Senin (10/2).

Gigih menuturkan, Myanmar masuk dalam sasaran LNG trading proyeksi permintaan sebesar 0,5 metrik ton per tahun (mtpa) atau setara 9 kargo per tahun.

PGAS menargetkan agar dapat dimulai di Myanmar pada 2021 mendatang dengan rentang pelaksanaan lima hingga tujuh tahun.

Kemudian, Filipina dengan permintaan potensial mencapai 1 mtpa atau setara 18 kargo per tahun yang dimulai pada 2023 hingga 2043 mendatang.

Baca Juga: PGN (PGAS) akan pasok LNG untuk konversi pembangkit listrik BBM PLN

Selain negara Asia Tenggara, dua negara lain di kawasan Asia juga menjadi incaran PGAS. Tiongkok dengan permintaan mencapai 6 sampai 7 kargo per tahun dan Jepang dengan permintaan potensial mencapai 1 sampai 2 kargo per tahun yang rencananya dimulai pada tahun ini.

Tak sampai di situ, PGAS turut menyasar Kawasan Eropa pada tahun ini dengan permintaan potensial sebesar 1 sampai 2 kargo pada 2020.

"Tahun ini dua kargo potensi di pasar spot Eropa," tandas Gigih.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×