kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

PLN akan bangun sendiri PLTU Jawa 5


Selasa, 28 Juni 2016 / 14:26 WIB


Sumber: Antara | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. PT PLN (Persero) akan membangun sendiri Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jawa 5 di Serang, Banten berkapasitas 2x1.000 MW pascapembatalan lelang megaproyek tersebut.

Direktur Pengadaan PLN Supangkat Iwan Santoso di Jakarta, Selasa mengatakan, proyek tetap dikerjakan dengan skema pengembang swasta (independent power producer/IPP).

"Tapi, bentuknya nanti kerja sama (antara anak perusahaan PLN dengan swasta)," katanya.

Dirut PLN Sofyan Basir mengatakan, pihaknya mempunyai cukup dana guna membangun proyek PLTU yang diperkirakan menelan biaya hingga Rp 40 triliun.

"Dana tidak masalah. Kami ada," katanya.

Menurut dia, berdasarkan revaluasi, aset PLN tercatat sekitar Rp 850 triliun.

Dengan demikian, lanjutnya, PLN mempunyai kemampuan pinjaman tiga kali lipatnya atau sekitar Rp 2.000 triliun.

"Besar sekali kemampuan kami, sehingga tidak masalah kalau PLTU itu dibangun sendiri," kata Sofyan.

Sebelumnya, PLN telah membatalkan lelang IPP untuk proyek PLTU Jawa 5 karena dinilai terdapat kejanggalan.

Lelang diikuti enam peserta, dengan tiga di antaranya memasukkan penawaran.

Namun, hanya dua peserta yang dinyatakan lolos sebagai calon pemenang.

Kedua calon pemenang adalah Konsorsium China Oceanwide Holding, PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB), dan Shanghai Electric Power Corporation (SEPC).

Sementara, peserta lain adalah PT Sumber Segara Primadaya (SSP), China Nuclear Engineering Group Corporation Ltd (CNEC), dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

Pada saat penawaran harga, Konsorsium Oceanwide menawarkan harga listrik 4,5 sen dolar AS per kilo-Watt hour (kWh), sedangkan konsorsium SSP mengajukan 5,4 dolar sen per kWh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×