kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.534   34,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

PLN tengah mengkaji pembangunan SPLU


Senin, 23 Juli 2012 / 14:14 WIB
ILUSTRASI. minimarket 212 Mart: Salah satu gerai minimarket 212 Mart di Kawasan Depok, Jawa Barat, Kamis (19/04). KONTAN/BAihaki/19/04/2018


Reporter: Petrus Dabu | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) menyatakan dukungannya atas program mobil listrik yang digulirkan pemerintah. Bentuk dukungan BUMN setrum ini adalah dengan membangun Stasiun Pengisian Listrik untuk Umum (SPLU).

Manajer Senior Komunikasi Korporat PT PLN (Persero) Bambang Dwiyanto menjelaskan, saat ini PLN masih mengkaji rencana pembangunan SPLU tersebut. "Yang jelas kita mengikuti program mobil listrik dari pemerintah. Pada tahap awal rencananya akan dibangun SPLU di 10 titik di Jakarta," ujar Bambang saat dihubungi KONTAN, Senin (23/7).

Lokasi SPLU akan disebar di beberapa kawasan. Rinciannya, dua unit SPLU di kantor Kementerian BUMN, satu unit SPLU di kantor Kementerian ESDM, satu unit SPLU di kantor Dirjen Ketenagalistrikan, satu unit SPLU di PLN Bulungan Jakarta Selatan, satu unit SPLU di PLN Mampang Jakarta Selatan, satu unit SPLU di PLN Ciputat Tangerang, satu unit SPLU di PLN Gambir Jakarta Pusat, satu unit SPLU di PLN Tanjung Priok, dan satu unit SPLU di PLN Lenteng Agung Jakarta Selatan.

Sayang, Bambang belum mau mengungkapkan dana investasi yang disiapkan PLN untuk pembangunan SPLU tersebut. "Itu masih dibahas," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×