kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Polisi: 7 Pendistribusi terindikasi kartel sapi


Senin, 24 Agustus 2015 / 21:16 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Kepala Subdirektorat Industri dan Perdagangan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Agung Marlianto menyebut, ada tujuh perusahaan yang terindikasi dalam kartel sapi. Mereka diduga ikut dalam membuat kelangkaan dan menaikkan harga daging sapi beberapa waktu lalu. 

"Ada tujuh dari 14 feedloter terindikasi kartel sapi," kata Agung di Jakarta, Senin (24/8). 

Tujuh perusahaan tersebut langsung diperiksa oleh polisi terkait dugaan kartel sapi tersebut. Pemeriksaan dilakukan terhadap pemilik, bagian keuangan, dan operasional. "Sudah diperiksa 11 saksi dari tujuh feedloter," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Mujiyono di Jakarta, Senin siang. 

Saat ini, polisi juga telah memeriksa dua dari empat ahli yang dipakai untuk penyelidikan kartel sapi. Empat saksi ahli tersebut dari ahli pangan, pidana, tindak pidana pencucian uang, dan perdagangan. 

Direktorat Reserse Kriminal Khusus melakukan sidak ke tempat penggemukan sapi milik importir, PT WMP, pada Kamis (13/8) kemarin. Di tempat penggemukan sapi tersebut, diketahui ada 2.500 ekor yang belum didistribusikan. Polisi menduga ada pelanggaran yang dilakukan oleh PT WMP. (Kahfi Dirga Cahya)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×