kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45944,22   -1,36   -0.14%
  • EMAS999.000 1,52%
  • RD.SAHAM -0.07%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.07%

Polytron Siapkan Produksi 2.500 Unit Motor Listrik Per Bulannya


Kamis, 22 September 2022 / 22:11 WIB
Polytron Siapkan Produksi 2.500 Unit Motor Listrik Per Bulannya
ILUSTRASI. Pengunjung mengamati motor listrik Polytron Evo saat pemeran di Tangerang, Banten,


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Geliat industri motor listrik semakin terlihat. Data dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memproyeksikan produksi motor listrik hingga 2030 meningkat hingga 13 juta unit.

Melihat ini berbagai perusahaan otomotif menyiapkan kesiapan produksi motor listrik untuk penuhi permintaan pasar.

Salah satunnya adalah perusahaan elektronik PT Hartono Istana Teknologi (Polytron Indonesia) yang menyiapkan kapasitas produksi sampai 2.500 unit motor listrik per-bulannya.

Perseroan memproyeksikan potensi pasar motor listrik yang sangat besar ke depannya akan mampu menggantikan motor berbahan bakar minyak.

Baca Juga: Polytron, Maspion, SCNP Siap Menyokong Konversi Kompor Listrik pada Tahun 2023

"Potensi pasar motor listrik sangat besar ke depannya dan bisa menggantikan produksi motor yang berbahan bakar bensin yang dalam setahun diproduksi 6 juta unit," kata Marketing Director Polytron Tekno Wibowo kepada Kontan.co.id, Kamis (22/09).

Asal tahu saja motor listrik dengan merek dagang Polytron Evo ini menggunakan 2 baterai besar dengan kapasitas daya puncak hingga 3000W.

Perlu waktu 4,5 jam untuk mengisi kedua baterai hingga penuh 100%. Dengan kondisi baterai penuh, motor listrik produk Polytron ini mampu menempuh jarak sejauh 200 kilometer, performa kecepatan maksimal kurang lebih hingga 60 km/jam.

Saat ditanya terkait target penjualan, Tekno Wibowo mengaku saat ini penjualan motor listrik mereka masih kecil dikarenakan baterai yang digunakan untuk menjalankan motor listrik tersebut masih sangat mahal biayanya,

"Harga menjadi tantangan tersendiri karena biaya baterai masih sangat mahal dibandingkan harga motornya, jadi kita siapkan model bisnis baru untuk memikat pengguna motor bensi," ujar Tekno Wibowo.

Saat ditanya terkait rencana produksi kendaraan listrik jenis lainnya, Tekno mengatakan saat ini Polytron masih fokus dengan produksi motor listrik roda 2 dan 3. "Sementara kita akan fokus untuk produksi motor listrik roda 2 dan 3 dulu," kata Tekno Wibowo.

Baca Juga: Migrasi TV Digital, Polytron Belum Catat Kenaikan Penjualan STB pada Kuartal II-2022

Lebih lanjut Perseroan menargetkan akan memperbaiki model bisnisnya dengan melihat bagaimana masukan dan permintaan dari para pengguna motor listrik. Upaya ini dilakukan untuk perbaikan dan inovasi di model motor listrik selanjutnya.

"Target kita tahun ini lebih menekankan untuk mendapatkan masukan pengguna motor listrik dan memperbaiki di model selanjutnya," kata Tekno Wibowo.

Asal tahu saja, tahun ini Polytron tengah menyiapkan model bisnis barunya yang akan dilaunching di akhir tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×