kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.623.000   25.000   0,96%
  • USD/IDR 17.761   0,00   0,00%
  • IDX 6.440   -22,69   -0,35%
  • KOMPAS100 842   -10,36   -1,22%
  • LQ45 640   -8,70   -1,34%
  • ISSI 226   1,56   0,70%
  • IDX30 355   -4,86   -1,35%
  • IDXHIDIV20 444   -5,50   -1,22%
  • IDX80 96   -1,20   -1,23%
  • IDXV30 123   -1,07   -0,86%
  • IDXQ30 115   -1,64   -1,41%

PP Urban menggarap dua proyek apartemen baru


Kamis, 09 Agustus 2018 / 11:10 WIB
ILUSTRASI. Jokowi groundbreaking pembangunan Rusunami


Reporter: Nur Pehatul Janna | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT PP Urban masih mengawal rencana pembanguan dua apartemen di Sudimara (Tangerang Selatan, Banten) dan kawasan industri Jakarta Industrial Estate Pulogadung atau JIEP (Jakarta). Kelak, apartemen di Sudimara berisi 5.000 unit, sedangkan apartemen di JIEP terdiri dari 3.000 unit.

PP Urban menjadwalkan proyek Sudimara masuk tahap ground breaking atau penanaman tiang pancang pada Februari 2019. Pengembangan apartemen Sudimara akan berlangsung secara bertahap dalam delapan tahun.

Sementara estimasi pengerjaan proyek di JIEP sekitar enam tahun. "Saat ini masih dalam pembahasan kerjasama yang akan dituangkan dalam bentuk MoU," ujar Budi Suanda, Direktur Realty PT PP Urban saat dihubungi KONTAN, Senin (6/8).

Dua proyek apartemen PP Urban itu mengusung nama URBANtown dan menyasar masyarakat berpenghasilan rendah atawa MBR. Sebelumnya, anak usaha PT PP (Persero) Tbk (PTPP) itu, sudah membangun URBANtown di Serpong (Banten) dan Karawang (Jawa Barat) sejak tahun lalu.

Apartemen Serpong berisi 1.725 unit, sedangkan apartemen Karawang mencakup 2.400 unit. "Untuk penjualan, masih kami genjot mengingat penjualan unit proyek pertama ini baru kami lakukan pada Juli 2018," terang Budi.

Dalam catatan pemberitaan KONTAN, PP Urban menargetkan pendapatan pra penjualan atau marketing sales senilai Rp 2,2 triliun sepanjang tahun ini. Menurut informasi dalam laporan keuangan PTPP di semester I 2018, PP Urban mencatatkan pendapatan Rp 469,49 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×