kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.651.000   11.000   0,42%
  • USD/IDR 17.974   -39,00   -0,22%
  • IDX 5.884   139,35   2,43%
  • KOMPAS100 766   22,33   3,00%
  • LQ45 583   17,56   3,11%
  • ISSI 204   4,47   2,24%
  • IDX30 330   9,49   2,96%
  • IDXHIDIV20 406   11,69   2,96%
  • IDX80 87   2,49   2,95%
  • IDXV30 110   2,49   2,31%
  • IDXQ30 106   3,30   3,20%

Produksi CPO Oktober naik tapi mini


Jumat, 30 November 2018 / 13:53 WIB
ILUSTRASI. Perkebunan kelapa sawit


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Produksi crude palm oil (CPO) sepanjang Oktober 2018 diprediksi mencapai 4,51 juta ton, atau naik 2% dibanding bulan sebelumnya yang mencapai 4,41 juta ton. Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) mencatat, kenaikan produksi tak seiring dengan kenaikan permintaan.

Di bulan yang sama, kenaikan permintaan produksi CPO datang dari permintaan dalam negeri dan juga di pasar ekspor. Di dalam negeri, permintaan di dalam negeri naik karena adanya kenaikan penggunaan CPO untuk biodiesel. “Kondisi ini membuat stok sawit Indonesia turun menjadi kira-kira 4,41 juta ton,” kata Sardjono, Direktur Eksekutif GAPKI dalam siaran pers yang diterima KONTAN, Jumat (30/11).

Di sisi harga, sepanjang Oktober 2018 harga bergerak di kisaran US$ 512,50 – US$ 537,50 per metrikton CIF Rotterdam, dengan harga rata-rata US$ 527.10 per metrik ton. Harga CPO global terus tertekan karena harga minyak nabati lain yang sedang jatuh khususnya kedelai dan stok minyak sawit yang masih cukup melimpah di Indonesia dan Malaysia Indonesian Palm Oil Statistics Data 2018 (1.000 ton)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×