kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   -260.000   -8,33%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

Produsen pakan ternak belum bakal beralih bahan baku


Selasa, 21 Desember 2010 / 20:20 WIB


Reporter: Herlina KD | Editor: Wahyu T.Rahmawati

JAKARTA. Ketua Gabungan Pengusaha Pakan Ternak (GPMT) Sudirman mengatakan kenaikan harga jagung dan kedelai memang membuat gusar para produsen pakan ternak. Tapi, hal ini tidak serta merta membuat para produsen beralih ke bahan baku singkong.

Alasannya, saat ini singkong kering juga susah didapat karena curah hujan yang tinggi. "Kalau untuk bahan pakan ternak biasanya memakai gaplek atau singkong kering, tapi karena banyak hujan singkong kering susah ditemukan," ujarnya kepada KONTAN Selasa (21/12).

Alhasil, hingga saat ini belum ada produsen pakan ternak yang beralih ke singkong. Kalaupun ada yang berlaih ke singkong sebagai pakan ternak, biasanya berasal dari peternak rakyat yang mengandalkan pakan ternak tradisional dan bukam berasal dari industri pakan ternak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×