kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Produsen pakan ternak belum bakal beralih bahan baku


Selasa, 21 Desember 2010 / 20:20 WIB


Reporter: Herlina KD | Editor: Wahyu T.Rahmawati

JAKARTA. Ketua Gabungan Pengusaha Pakan Ternak (GPMT) Sudirman mengatakan kenaikan harga jagung dan kedelai memang membuat gusar para produsen pakan ternak. Tapi, hal ini tidak serta merta membuat para produsen beralih ke bahan baku singkong.

Alasannya, saat ini singkong kering juga susah didapat karena curah hujan yang tinggi. "Kalau untuk bahan pakan ternak biasanya memakai gaplek atau singkong kering, tapi karena banyak hujan singkong kering susah ditemukan," ujarnya kepada KONTAN Selasa (21/12).

Alhasil, hingga saat ini belum ada produsen pakan ternak yang beralih ke singkong. Kalaupun ada yang berlaih ke singkong sebagai pakan ternak, biasanya berasal dari peternak rakyat yang mengandalkan pakan ternak tradisional dan bukam berasal dari industri pakan ternak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×