kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 17.911   -17,00   -0,09%
  • IDX 6.193   74,07   1,21%
  • KOMPAS100 796   7,84   0,99%
  • LQ45 608   4,93   0,82%
  • ISSI 217   4,59   2,15%
  • IDX30 337   1,37   0,41%
  • IDXHIDIV20 431   1,76   0,41%
  • IDX80 91   0,94   1,05%
  • IDXV30 118   1,35   1,16%
  • IDXQ30 110   0,20   0,18%

Produsen Rokok Esse Operasikan Dua Pabrik, Indonesia Jadi Basis Produksi Terbesar


Selasa, 06 Oktober 2026 / 18:21 WIB
Produsen Rokok Esse Operasikan Dua Pabrik, Indonesia Jadi Basis Produksi Terbesar
ILUSTRASI. Merek Rokok Terlaris di Dunia : Esse (DOK/koreatimes.co.kr )


Reporter: Leni Wandira | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Korea Tomorrow & Global (KT&G), produsen rokok Esse memperkuat basis produksinya di Indonesia. Sejak semester I tahun ini, perusahaan ini mengaku telah mengoperasikan penuh pabrik kedua dan ketiga di Pasuruan, Jawa Timur.

Ekspansi tersebut meningkatkan total kapasitas produksi KT&G di Indonesia hingga 35 miliar batang rokok per tahun.

Pabrik baru yang dibangun di atas lahan seluas 190.000 meter persegi tersebut dilengkapi sembilan lini produksi dengan kapasitas hingga 21 miliar batang per tahun. Kapasitas ini menambah fasilitas produksi KT&G yang sebelumnya mencapai 14 miliar batang per tahun.

Baca Juga: UMKM Bidik Pasar Ekspor, Wajib Penuhi 3 Syarat Buyer Global

Dengan tambahan tersebut, Indonesia menjadi basis produksi terbesar KT&G di luar Korea Selatan. Perusahaan juga akan memanfaatkan fasilitas baru untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik sekaligus pasar ekspor.

Sejumlah negara yang menjadi tujuan ekspor dari fasilitas tersebut antara lain Taiwan, Mongolia, Nigeria dan India. KT&G juga menargetkan pabrik baru di Pasuruan menjadi salah satu basis ekspor untuk memenuhi permintaan pasar di kawasan Asia Pasifik dan wilayah lainnya.

Presiden KT&G Bang Kyung-man mengatakan pengoperasian penuh pabrik baru menjadi bagian dari investasi jangka panjang perusahaan di Indonesia.

“Beroperasinya pabrik baru kami secara penuh menjadi tonggak penting dalam mewujudkan komitmen investasi jangka panjang KT&G di Indonesia serta komitmen kami kepada masyarakat setempat di wilayah operasional perusahaan,” ujar Bang dalam peresmian pabrik di Pasuruan dalam rilis, Selasa (6/10/2026).

Menurut dia, KT&G akan memperluas peluang kerja bagi tenaga kerja lokal serta meningkatkan kemampuan teknis dan kerja sama dengan masyarakat sekitar.

Ekspansi fasilitas produksi ini merupakan kelanjutan dari pengembangan manufaktur KT&G di Indonesia. Perusahaan masuk ke pasar Indonesia pada 2011 melalui akuisisi PT Tri Sakti Purwosari Makmur (TSPM).

KT&G kemudian melanjutkan pembangunan fasilitas baru berdasarkan kesepakatan dengan Kementerian Investasi Republik Indonesia pada September 2023. Pembangunan dimulai pada April 2024, kemudian memasuki tahap uji coba operasional pada semester pertama 2026 sebelum mencapai tahap produksi stabil.

Dengan beroperasinya fasilitas baru tersebut, Indonesia menjadi salah satu dari lima basis manufaktur global KT&G bersama Korea Selatan, Rusia, Kazakhstan dan Turki. Keterhubungan antarbasis produksi tersebut ditujukan untuk menyesuaikan produksi dengan permintaan pasar serta meningkatkan efisiensi operasional.

Baca Juga: Kadin Dorong Percepatan Transisi Energi di Tengah Lonjakan Harga Minyak

Selain memperbesar kapasitas manufaktur, KT&G menyebut ekspansi fasilitas produksi turut membuka peluang bagi tenaga kerja dan perusahaan lokal. Keterlibatan tersebut telah dimulai sejak pembangunan pabrik melalui penggunaan tenaga kerja dan mitra setempat.

Ke depan, perusahaan akan melanjutkan pengembangan bisnis dan keterlibatan dengan masyarakat serta mitra lokal di sekitar wilayah operasional.

KT&G juga menjalankan sejumlah program di Indonesia, antara lain dukungan infrastruktur pendidikan, pelatihan bagi petani di wilayah Pasuruan, konservasi ekosistem mangrove serta bantuan bagi masyarakat terdampak bencana.

Melalui penambahan kapasitas tersebut, KT&G menempatkan Indonesia sebagai salah satu basis penting untuk mendukung kebutuhan pasar domestik sekaligus ekspansi ekspor dalam jaringan manufaktur global perusahaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×