kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.000   -49,00   -0,29%
  • IDX 7.184   136,22   1,93%
  • KOMPAS100 993   21,00   2,16%
  • LQ45 727   10,98   1,53%
  • ISSI 257   5,98   2,38%
  • IDX30 393   4,71   1,21%
  • IDXHIDIV20 487   -0,17   -0,03%
  • IDX80 112   2,02   1,84%
  • IDXV30 135   -0,77   -0,57%
  • IDXQ30 128   1,38   1,08%

Program Diskon Ramadan Kemendag Lampaui Target, Transaksi Tembus Rp 129 Triliun


Rabu, 01 April 2026 / 18:18 WIB
Program Diskon Ramadan Kemendag Lampaui Target, Transaksi Tembus Rp 129 Triliun
ILUSTRASI. Menteri Perdagangan RI Budi Santoso (KONTAN/chelsea anastasia)


Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengungkap program belanja yang diselenggarakan untuk merangsang daya beli pada Ramadan-Lebaran tahun ini mencatat hasil yang memuaskan.

Untuk diketahui, selama periode tersebut, Kemendag bersinergi menyelenggarakan beberapa program pemberian diskon maupun promo belanja. Di antaranya, melalui program Friday Mubarak dan Belanja di Indonesia Aja (BINA) Lebaran 2026.

Sinergi dilakukan dengan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo), Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), serta kementerian dan lembaga lainnya.

Baca Juga: Mendag dan Menko Pangan Tinjau Harga Bahan Pokok Pasca Lebaran, Minyakita Turun

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan, capaian transaksi Friday Mubarak per 29 Maret 2026 tercatat sebesar Rp 126,02 triliun. Estimasi sampai 31 Maret 2026, nilai transaksi bisa mencapai Rp 129,11 triliun atau 8,5% di atas target. 

Sementara itu, BINA Lebaran 2026 pada 6—30 Maret 2026 berhasil mencatatkan total transaksi mencapai Rp 54,9 triliun atau 2,8% di atas target.

Budi bilang, berbagai program belanja bersama para pemangku kepentingan akan terus dilakukan untuk meningkatkan daya beli masyarakat.

“Kami akan tetap melaksanakan program belanja setelah ini, misalnya rencana BINA Holiday pada Juni–Juli 2026, BINA HBD Indonesia pada Agustus 2026, dan BINA Indonesia Great Sale pada Desember 2026,” katanya di kantor Staf Kepresidenan, dikutip dari keterangan resmi, pada Rabu (1/4/2026).

Selanjutnya, Budi mengatakan perniagaan elektronik (e-commerce) juga terpantau bergairah sepanjang Ramadan-Idulfitri.

Baca Juga: Pacu Ekspor Jasa, Mendag Fasilitasi Sekolah Djarum Foundation Ikut Business Matching

Beberapa kategori produk paling laris selama Ramadan, antara lain busana muslim, makanan dan minuman, bingkisan lebaran (hampers), produk kecantikan, hingga peralatan rumah tangga.

Ia menambahkan, Laporan E-Commerce Database (ECDB) menunjukkan bahwa total penjualan di niaga elektronik Indonesia pada Februari 2026 diperkirakan mencapai US$ 5,76 miliar atau setara Rp 96,7 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×