kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Properti dekat stasiun kereta api makin diminati


Jumat, 27 Februari 2015 / 21:15 WIB
ILUSTRASI. Yuk cari tahu pro dan kontra memilih lantai berwarna putih sebelum menggunakannya di rumah!


Sumber: Kompas.com | Editor: Uji Agung Santosa

BEKASI. Sarana transportasi menjadi bahan pertimbangan utama calon konsumen membeli properti. Saat ini, transportasi yang paling diminati adalah kereta rel listrik (KRL) atau commuter line

Semakin dekat sarana transportasi dan mudah diakses dari properti yang diincar, semakin menjadi pilihan utama bagi calon konsumen. Pendek kata, konsep transit oriented development (TOD) ini belakangan semakin diminati.

Kelas masyarakat yang menggunakan KRL pun tidak lagi didominasi kalangan bawah, melainkan kalangan menengah atas. Pasalnya, banyak pengembang yang membangun properti untuk kelas menengah di sekitar atau dekat stasiun KRL.

General Manager Sales Marketing Metropolitan Park, Liong Subur Kusuma, mengutarakan hal tersebut kepada Kompas.com, Jumat (27/2/2015). Menurut dia, pengguna KRL tak sebatas kalangan masyarakat bawah. "Dulu mindset orang yang naik KRL itu kelasnya bawah. Tapi, sekarang berubah kelasnya," ujar Subur.

Penilaian tersebut, kata Subur, terlihat dari banyaknya gerai-gerai internasional yang dibuka di beberapa stasiun. Subur menganggap, hal itu merupakan pertanda bahwa pangsa pasarnya menjanjikan. Sebut saja Dunkin' Donuts, Starbucks Coffee, Krispy Kreme, Kentucky Fried Chicken, atau Hoka-hoka Bento.

"Kalau mereka berani buka gerai di sana, berarti kan ada pembelinya," kata Subur. 

Selain itu, dia juga menyebutkan, gerbong KRL dan stasiun sekarang makin bersih, rapi, dan teratur. Dengan begitu, penumpang menjadi lebih nyaman menggunakan KRL. Subur melihat hal ini akan berdampak positif pada properti, khususnya properti yang berada di sekitar stasiun.

"Efek dari pelayanan yang semakin baik, orang akan mencari tempat tinggal dekat KRL (stasiun)," jelas Subur. 

Dari segi investasi, tutur dia, lokasi Metropolitan Park hanya berjarak 3 kilometer dari Stasiun Bekasi. Nantinya, Metropolitan Park akan menyediakan shuttle bus menuju stasiun. Subur optimistis, moda transportasi KRL bisa menunjang mobilitas para penghuni Metropolitan Park. 

"Dalam waktu dekat, PT KAI akan mengoperasikan jalur double-double track dari Manggarai - Bekasi. Frekuensi keberangkatan KRL bisa setiap lima menit sekali," tandas Subur.(Arimbi Ramadhiani)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×