kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Proses tender, kapal ternak belum bisa beroperasi


Jumat, 17 Februari 2017 / 22:05 WIB


Reporter: Elisabeth Adventa | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Program kapal ternak yang diinisiasi oleh Kementerian Pertanian (Kemtan) tahun ini belum beroperasi kembali. Tahun lalu, kapal ternak sempat mengangkut sapi dari Nusa Tenggara Timur (NTT) ke Pulau Jawa.

Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH), I Ketut Diarmita mengatakan, tahun ini, kapal khusus ternak Canada Nusantara 1 masih belum bisa beroperasi. "Saat ini masih di Kementerian Perhubungan, dalam proses tender untuk operasional kapal," katanya, Kamis (16/2).

Sebelumnya, Kapal Ternak Camera Nusantara 1 pernah beroperasi pada 2 Februari 2016 dengan rute Pelabuhan Tenau Kupang-Waingapu-Lembar-Bima-Tanjung Perak-Tanjung Emas-Cirebon (PP). Kapal ini sengaja digunakan untuk mengirim distribusi sapi dari sentra produksi ke Pulau Jawa.

Kapal Ternak Cemara Nusantara 1 tak hanya berfungsi sebagai pengangkut hewan ternak, tapi juga bahan pakan dan pakan ternak. "Tahun lalu, kapal ternak berangkatnya membawa sapi. Pulang bawa pakan ternak untuk kebutuhan hewan ternak di sentra sapi potong," tutur Ketut.

Terkait anggaran program kapal ternak, menurut Ketut, besaran dana operasional juga dipegang oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemhub).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×