kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.829
  • SUN90,98 0,00%
  • EMAS612.058 0,33%

PT Timah terapkan teknologi tambang ramah lingkungan

Kamis, 02 Agustus 2018 / 12:39 WIB

PT Timah terapkan teknologi tambang ramah lingkungan
ILUSTRASI. Suasana Penambagan Timah Tradisional di Bangka



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Timah Tbk melakukan upgrading alat-alat produksinya. Selain untuk memaksimalkan target produksi, inovasi dan upgrading alat produksi dilakukan untuk meminimalisasi dampak kerusakan lingkungan akibat aktivitas pertambangan.

Salah satu inovasi alat tambang yang dilakukan adalah Tambang Kecil Terintegrasi (TKT). TKT merupakan teknologi yang digunakan dalam pola penambangan semprot di bawah permukaan tanah atau biasa disebut sub-surface hydrolic mining.


Sekretaris Perusahaan PT Timah Amin Haris Sugiarto mengatakan, TKT dapat dijadikan solusi pola penambangan yang lebih ramah lingkungan. Sebab, secara teknis, alat ini mampu menambang timah aluvial dengan efektif dan efisien, tanpa harus melakukan bukaan area yang luas.

Saat ini penambangan timah alluvial saat ini biasa dilakukan dengan metode semprot (hydraulic mining) dan terbuka (open mining). Namun, cara konvensional ini cenderung menyebabkan benturan dengan sektor lainnya karena kebutuhan area penambangan yang luas.

’’Alat ini tidak perlu mengupas overburden dan hanya memerlukan bukaan vegetasi yang sangat minimal. Keunggulan kompetitif alat ini yakni mampu menambang timah yang spotted namun high grade, di mana alat tambang lain sulit untuk menambangnya secara ekonomis," ujar Amin dalam rilisnya kepada KONTAN, Kamis (2/8).

Amin mengklaim, keunggulan lain sub-surface hydrolic mining adalah luasan area penambangan dan potensi limbah minimal, kegiatan land clearing dan stripping overburden minimal, penggalian bijih (ore) lebih maksimal serta aspek keselamatan bisa lebih dimaksimalkan.

Dia menyebutkan, eksperimen alat tambang ini sudah dilakukan sejak akhir 2012. Namun baru tahun 2015 dilakukan proses paten dan mulai dioperasikan pada Februari 2018. Saat ini, teknologi sub surface mining baru dioperasikan untuk penambangan di darat. Targetnya, tahun depan PT Timah akan mengoperasikannya di laut.

PT Timah juga berencana menggandeng masyarakat sebagai mitra untuk menggunakan teknologi tersebut.  ’’Sekarang yang hampir available 100 unit. Kami baru mendistribusikan sebanyak 30 unit untuk penambangan di Bangka, dan 10 unit di Belitung. Memang masih belum banyak karena pendistribusian baru dibuka pada Mei kemarin,’’ kata Amin.


Reporter: Uji Agung Santosa
Editor: Uji Agung Santosa

TIMAH

TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0027 || diagnostic_api_kanan = 0.0628 || diagnostic_web = 3.3343

×