kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Punya fasilitas produksi sendiri, begini perjalanan Volkswagen di Indonesia


Kamis, 03 Oktober 2019 / 23:00 WIB

Punya fasilitas produksi sendiri, begini perjalanan Volkswagen di Indonesia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tahun 2019, Volkswagen (VW) akhirnya mulai memproduksi kendaraannya sendiri secara Medium Knocked Down (MKD). Adapun untuk saat ini, fasilitas produksi tersebut akan fokus pada satu model yakni VW Tiguan Allspace. 

"VW Tiguan Allspace ini merupakan hasil karya tenaga kerja Indonesia dengan kualitas tinggi sesuai standard Volkswagen Jerman," ungkap Andrew Nasuri, Presiden Direktur PT Garuda Mataram Motor (GMM) dalam keterangan pers yang diterima Kontan.co.id, Rabu (2/10). 

Baca Juga: Catat, begini cara menghitung pajak progresif kendaraan

Adapun VW diproduksi di Indonesia agar lebih banyak orang bisa memiliki Volkswagen, karena harganya menjadi lebih kompetitif. Sebelum akhirnya bisa memiliki fasilitas produksi sendiri, VW memiliki perjalanan yang panjang di Indonesia.  

Merek Volkswagen berkiprah di Indonesia sejak tahun 1952. Agen tunggal dan importir mobil-mobil merek VW pada saat itu adalah PT Piola. Adapun pada tahun 1971, agen tunggal dan importir VW beralih ke PT Garuda Mataram Motor. 

Pada tahun 1972, proses produksi Completely Knocked Down (CKD) pertama dikerjakan oleh PT German Motors Manufacturing. Perusahaan tersebut memproduksi mobil-mobil Marcedes-Benz. Asal tahu saja, mobil VW yang diproduksi saat itu adalah VW Dafari, VW Beetle 1302/200, VW Passat LS&L.  

Dua tahun kemudian, tahun 1974, diproduksi MITRA, mobil VW buatan Indonesia untuk pertama kali. 

Pada tahun 1977, VW begitu populer di pasar  dengan hadirnya VW Safari yang saat itu merupakan mobil operasional Camat di seluruh Indonesia. Sayangnya, kebijakan pajak yang kurang sesuai dengan kebijakan bisnis VW Indonesia menghentikan seluruh kegiatan VW di Indonesia. 

Baca Juga: Komponen Xpander yang kena recall di Vietnam, sama seperti di Indonesia

Pada tahun 1992, Indomobil Group mengakuisisi PT GMM, dan ditunjuk sebagai distributor resmi mobil-mobil komersial VW (Caravelle). Kendaraan ini diproduksi secara CKD di Indonesia dalam kurun waktu 1997. 

Di tahun 2000, PT Car&Cars Indonesia ditunjuk sebagai importir mobil-mobil penumpang merek VW, di antaranya New Beetle, New Golf, New Passar, dan Polo. Hingga akhirnya, PT Car&Cars Indonesai diambil alih oleh PT GMM pada tahun 2006. 

Dua tahun kemudian, PT GMM secara resmi menjadi Agen Pemegang merek dan importir dari mobil penumpang merek VW. Semenjak itulah, mobil-mobil penumpang VW diproduksi secara Semi Knocked Down (SKD) mulai bermunculan. 

Kendaraan tersebut di antaranya VW Touran dan VW Golf (A6) di tahun 2009, VW Tiguan yang dipamerkan di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2012, terakhir VW Golf (A7) pada tahun 2013. 

Hingga akhirnya pada tahun 2019, menjadi kali pertama VW diproduksi secara MKD dengan fokus VW Tiguan Allspace Long Wheel Based (LWD). Asal tahu saja, secara resmi lima unit kendaraan yang diproduksi secara MKD itu diserahterimakan kepada pembeli pertamanya, Rabu (2/10) di Hotel Pullman Thamrin. 

Baca Juga: Jumlah truk overload lebih banyak ketimbang truk over dimension


Reporter: Kenia Intan
Editor: Tendi

Video Pilihan


Close [X]
×