kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.944.000   4.000   0,21%
  • USD/IDR 16.370   -48,00   -0,29%
  • IDX 7.952   15,91   0,20%
  • KOMPAS100 1.106   -0,20   -0,02%
  • LQ45 812   -1,90   -0,23%
  • ISSI 268   1,83   0,69%
  • IDX30 421   0,16   0,04%
  • IDXHIDIV20 488   0,14   0,03%
  • IDX80 122   -0,19   -0,16%
  • IDXV30 132   0,97   0,74%
  • IDXQ30 136   0,14   0,10%

Ramayana Lestari (RALS) merugi Rp 50 miliar akibat gempa Palu


Selasa, 02 Oktober 2018 / 16:39 WIB
Ramayana Lestari (RALS) merugi Rp 50 miliar akibat gempa Palu
ILUSTRASI. Pusat perbelanjaan roboh akibat gempa bumi di Kota Palu


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gempa berkekuatan 7,4 skala Richter (SR) di Donggala, Sulawesi Tengah, yang disusul dengan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah, pada 28 September 2018 lalu telah meluluhklantakkan Mal Tatura.

Asal tahu saja, mal tersebut merupakan pusat perbelanjaan terbesar di Palu. Sebagai salah satu tenant di dalam mal tersebut, PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) pun turut merasakan dampaknya.

Setyadi Surya, Sekretaris Perusahaan RALS menyampaikan, Ramayana Department Store di Mal Tatura merupakan satu-satunya store Ramayana yang berada di wilayah Palu. Akibat bencana alam ini, kerugian yang dialami Ramayana DepartmentStore diperkirakan mencapai Rp 50 miliar.

“Estimasi kerugian yang kami alami mencapai Rp 50 miliar. Namun untuk saat ini, kami lebih mengutamakan keselamatan para karyawan yang ada di Ramayana Palu. Syukurlah, seluruh karyawan yang berjumlah 216 orang selamat. Hanya ada tiga orang karyawan yang mengalami luka-luka, tapi sudah bisa ditangani dengan baik,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (2/10).

Sesaat setelah bencana terjadi, manajemen kantor pusat Ramayana mengupayakan tindakan tanggap darurat. Manajemen berkoordinasi langsung dengan karyawan yang berada di Palu, terutama untuk mengetahui situasi dan kondisi saat itu.

“Kami langsung menghubungi pihak store di Palu untuk memastikan semua karyawan selamat. Kami juga mengirimkan bantuan kepada seluruh karyawan dan keluarga mereka. Kondisi di sana saat ini masih rentan terhadap gempa. Lingkungan pun kurang kondusif dengan isu penjarahan yang marak diberitakan,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×