kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Ramayana tak berniat garap e-commerce sendiri


Jumat, 25 Mei 2018 / 14:59 WIB
ILUSTRASI. Ramayana Prime


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) tak berniat untuk mengembangkan platform e-commerce sendiri, pasalnya saat ini perusahaan sudah membuka official store di platform e-commerce yang sudah ada. Apalagi dari data yang ada, kontribusi penjualan melalui online terhadap pendapatan masih kecil.

Suryanto, Direktur RALS menyampaikan saat ini belum ada rencana untuk menggarap e-commerce sendiri. Sebab sejauh ini RALS hanya menjual produk Ramayana dan belum ada rencana untuk menjual general merchandise. Oleh karena itu, strategi menggandeng pelaku e-commerce dilakukan perusahaan untuk mengerek penjualan online.

E-commerce sendiri tidak ada, karena kami hanya jual produk Ramayana, kami buka lapak (official store) saja di tempat lain. E-commerce kan platform saja, jadi menjual via platform orang lain,” ujarnya di Jakarta, Jumat (25/5).

Menurutnya, saat ini perusahaan juga fokus menngembangkan gerai offline dengan konsep baru yang bernuansa lifestyle untuk menggenjot penjualan. Hal ini dengan melakukan transformasi terhadap gerai lama dan mengenalkan gerai Ramayana Prime yang lebih premium untuk menyasar segmen kelas menengah.

Selain itu, salah satu cara untuk menggaet minat beli adalah dengan kampanye kreatif yang dilakukan. Seperti diketahui saat ini perusahaan menggunakan tagar #KerenHakSegalaBangsa. Salah satunya dengan iklan televisi yang viral dan sudah ditonton oleh lebih dari 8 juta orang di Youtube.

“Iklan saya kurang tahu (budget) pasnya berapa, itu rahasia dapur. Iklan ya kalau reaksinya positif ya akan diteruskan,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×