kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

RAPP sepakat hentikan kegiatan di lahan berkonflik


Jumat, 09 September 2016 / 22:27 WIB


Sumber: Antara | Editor: Yudho Winarto

Semua itu, lanjutnya, agar restorasi gambut tidak parsial berkotak-kotak di wilayah tapi dilakukan secara keseluruhan ekosistem terorganisasi dengan baik.

"Itu akan jadi prioritas kerja kami. Kebetulan Meranti merupakan kabupaten prioritas bagi BRG," kata Nazir.

Presiden Direktur PT RAPP Tony Wenas mengatakan ada beberapa hal yang telah disepakati dalam pertemuan bersama BRG dan KLHK. Perusahaan akan bekerja bersama sama dengan BRG untuk melakukan restorasi di luar wilayah konsesi namun dalam satu kesatuan lanskap di Pulau Padang.

"Seperti yang tadi disampaikan, kami akan sangat kooperatif dengan pemerintah dan bersama-sama melaksanakan komitmen," ujarnya.

Sebelumnya dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan BRG di Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, pada Senin (5/9), Kepala BRG menemukan kegiatan pembukaan gambut oleh salah satu anak perusahaan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) atau APRIL.

Kunjungan BRG ini, ia mengatakan dilakukan untuk merespon pengaduan warga Desa Bagan Melibur, terkait pembangunan sejumlah kanal dan pembukaan gambut oleh perusahaan tersebut. Laporan diterima BRG pada 10 Juni 2016.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×