kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

REI menargetkan bangun 250.000 rumah MBR


Kamis, 01 Februari 2018 / 09:14 WIB


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Persatuan Perusahaan Real Estate Indonesia (REI) menargetkan pembangunan rumah sebanyak 450.000. Rinciannya, 250.000 unit merupakan rumah bersubsidi atau hunian untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan 200.000 rumah nonsubsidi. Sepanjang 2017, REI membangun 206.290 unit rumah bersubsidi di seluruh Indonesia dan 170.000 unit rumah nonsubsidi. Realisasi tersebut melampaui target sebanyak 200.000 unit.

Ketua Umum DPP REI Soelaeman Soemawinata puas dengan pencapaian pembangunan rumah bersubsidi yang dibangun anggota REI. Realisasi pembangunan bisa lebih banyak lagi bila didukung seluruh stakeholder, terutama pemerintah daerah, perbankan, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Menurut Soelaeman, 206.290 unit itu adalah rumah subsidi yang sudah terbangun, jadi yang sudah siap dihuni. "Sebagai pengembang peran dan tugas kami adalah membangun, sehingga targetnya pembangunan. Kalau berdasarkan akad kredit mungkin data ada di bank atau Kementerian PU danj Perumahan Rakyat," ungkapnya, dalam keterangan resminya, Rabu (31/1).

Berdasarkan data REI, lima besar daerah penyumbang pembangunan rumah MBR di 2017 adalah Jawa Barat sebanyak 24.380 unit. Lalu Jawa Timur 19.265 unit, DKI Jakarta 17.921 unit, Sumatra Utara 13.273 unit dan Sulawesi Selatan sebanyak 12.059 unit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×