kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.000   -49,00   -0,29%
  • IDX 7.155   106,99   1,52%
  • KOMPAS100 989   17,45   1,80%
  • LQ45 726   9,97   1,39%
  • ISSI 256   4,45   1,77%
  • IDX30 393   4,47   1,15%
  • IDXHIDIV20 488   0,34   0,07%
  • IDX80 112   1,82   1,66%
  • IDXV30 135   -0,64   -0,47%
  • IDXQ30 128   1,40   1,10%

Relaksasi LTV bakal menggenjot pendapatan Alam Sutera


Senin, 27 Agustus 2018 / 20:48 WIB
ILUSTRASI. Manajemen ASRI saat Investor Summit di BEI


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) menyambut pelonggaran aturan main loan to value (LTV) kredit properti. Penerapan aturan yang baru dilakukan pada bulan ini akan mengerek performa penjualan unit properti milik ASRI.

Lilia Sukotjo, Direktur Marketing ASRI menyampaikan, pelonggaran LTV ini memiliki efek terhadap penjualan perusahaan di sisa tahun ini. Oleh karena itu, target marketing sales ASRI tahun ini yang dipasang sebesar Rp 4 triliun bakal terlampaui.

"Ini diberlakukan awal Agustus, saat ini kami sudah terima peminat-peminat untuk membeli dengan kredit tanpa agunan (KTA) dan kredit pemilikan rumah (KPR) bagi kami ini sangat membantu karena mengatasi afordability," ujarnya di Jakarta, Senin (27/8).

Tony Rudianto, Sekretaris Perusahaan ASRI menambahkan, dengan kondisi pelonggaeran LTV dan suku bunga KPR yang masih rendah akan membuat segmen properti bergairah. Oleh karena itu, dirinya optimistis kinerja tahun ini akan lebih baik ketimbang tahun sebelumnya.

"Dua kombinasi (LTV dan suku bunga KPR) itu saya pikir membuat properti masih bergairah. Segmen kami kan kebanyakan di middle yang dibagi dua middle up dan middle low," tambahnya.

Tahun lalu, perusahaan properti ini membukukan pendapatan Rp 2,19 triliun atau naik 30% dari tahun sebelumnya. Pendapatan dari tanah kavling meningkat 20% menjadi Rp 1,12 triliun, sedangkan pendapatan dari apartemen meningkat 54% menjadi Rp 184,7 miliar, serta dari real estate tumbuh 22% menjadi Rp 1,37 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×