kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.693   107,00   0,61%
  • IDX 6.463   -260,71   -3,88%
  • KOMPAS100 857   -36,41   -4,08%
  • LQ45 637   -20,77   -3,16%
  • ISSI 234   -9,45   -3,89%
  • IDX30 362   -9,71   -2,62%
  • IDXHIDIV20 445   -9,93   -2,18%
  • IDX80 98   -3,72   -3,65%
  • IDXV30 127   -3,05   -2,35%
  • IDXQ30 116   -2,80   -2,35%

Terkait rumor IPO Sanghiang Perkasa, ini penjelasan Kalbe Farma (KLBF)


Sabtu, 26 Desember 2020 / 07:50 WIB
ILUSTRASI.


Reporter: Muhammad Julian | Editor: Noverius Laoli

Dengan adanya pengunduran diri ini, Ongkie disebut akan fokus dengan jabatan yang sudah diembannya, yakni sebagai Presiden Direktur di PT Sanghiang Perkasa sehingga memperkuat rumor IPO anak usaha Kalbe Farma tersebut.

Meski begitu, seperti telah dimuat dalam pemberitaan Kontan.co.id (24/12) sebelumnya, Vidjongtius menjelaskan bahwa perubahan direksi ini disesuaikan dengan kebutuhan perkembangan bisnis Kalbe Farma ke depan. Menurut dia, sejak pandemi Covid-19 merebak di Indonesia, kepedulian dan pemahaman masyarakat terhadap kesehatan meningkat pesat.

Baca Juga: Kalbe Farma (KLBF) bersiap uji klinis vaksin Covid-19 fase 2 pada kuartal I-2021

Sejalan dengan itu, kebutuhan makanan kesehatan, minuman kesehatan, produk kesehatan berbahan herbal, dan nutrisi kian meningkat. "Hal ini menjadi peluang besar untuk mengembangkan bisnis di segmen nutrisi kesehatan," kata dia dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (23/12).

Hingga tulisan ini dibuat (25/12), laman PT Kustodian Efek Sentral Indonesia (KSEI) belum/tidak memuat informasi soal Penawaran Umum Perdana atas Saham  PT Sanghiang Perkasa.

Selanjutnya: Kalbe Farma (KLBF) targetkan pendapatan tumbuh di atas 5% pada 2021, ini strateginya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×